Ambon Bisa Jadi Pengekspor Pala

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Kota Ambon, Maluku, bisa saja memposisikan diri sebagai salah satu destinasi ekspor Pala keluar Negeri, ungkap Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan, Erwin Situmorang, di Ambon, Minggu (11/4).

Saat ini dalam sektor ekspor pala,  Maluku hanya memainkan peran sebagai salah satu wilayah penghasil, sebab domain ekspor sampai sekarang masih diambil alih Kota Surabaya,  Jawa Timur.

“Pencatatan ekspor masih dari Surabaya. Padahal, kalau mau dilihat, pala sebagai komoditas ekspor dunia bisa dilakukan langsung dari Maluku (Kota Ambon) tanpa harus lewat Surabaya, “ jelasnya.

Untuk mewujudkan semua itu, kata Erwin, saat ini dibutuhkan upaya dan kerja keras Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, guna mendorong pengusaha agar bisa berkembang pesat. “Yang punya peran paling penting mewujudkan hal ini Pemda setempat. Pemda harus dorong pelaku usaha, nanti Kementrian Keuangan bantu fasilitasi, “ paparnya.

Pemerintah Pusat, kata dia, berkeinginan untuk Maluku bisa mengambil peran ganda dalam sektor ekspor pala dan  kalau ini sampai tercapai, bisa jadi kebanggaan masyarakat, katanya.

“ Maluku jangan hanya menjadi daerah penghasil, tapi harus juga ekspor sendiri langsung tanpa lewat Surabaya. Proses ini kalau menurut kami mudah, tinggal bagaimana Pemda saja yang memaksimalkan peranannya, “ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, untuk menjadikan Maluku sebagai salah satu wilayah pengekspor Pala ke Luar Negeri, Pemerintah Daerah harus mampu melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak.

“ Ini tidak sulit kalau Pemda disini mampu melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, seperti Pemerintah Pusat, serta pelaku usaha. Yang kami inginkan, Pala merupakan hasil bumi Maluku, dan alangkah baiknya kalau diekspor langsung dari Maluku juga, “terangnya.

Pengusaha-pengusaha pala, lanjutnya, harus didorong penuh Pemda setempat. Tanggungjawab menjadikan Maluku sebagai pengekspor, kata dia, bukan merupakan tugas Pemerintah Pusat.

“ Ini bukan tugas Pemerintah Pusat. Kami di Pemerintah Pusat, hanya memfasilitasi. Tinggal bagaimana Pemerintah Daerah memanfaatkan peranannya saja. Sebab yang tahu kondisi secara detail di daerah ini kan hanya Pemda saja kan, “tutupnya. (KTE)

Komentar

Loading...