Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Gubernur Minta Kadis Diknas Maluku Buka Hasil Audit Dana BOS

badge-check


Gubernur Minta Kadis Diknas Maluku Buka Hasil Audit Dana BOS Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON, – Gubernur Maluku, Murad Ismail, meminta Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas), Maluku Insun Sangadji, untuk membuka secara transparan hasil audit pengunaan dana BOS, SMA dan SMK se-Maluku, agar publik mengetahuinya.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Murad Ismail, kepada kabartimurnews.com, Sabtu, malam.

Menurut Murad, membuka secara transparan hasil audit ini sekaligus akan menjawab spekulasi soal mutasi atau dicopotnya sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek), terkait like and dis like (suka dan tidak suka).

“Saya tegaskan ya. Mutasi atau dicopot, Kepsek-Kepsek bukan soal like and dis lake atau politik. Tidak sama sekali, mereka dicopot atau diganti itu, karena bermasalah dengan pengelolaan dana BOS sebagaimana hasil audit,” beber Murad.

Karena itu, Murad meminta Kadis Diknas agar mempublikasi hasil audit terhadap Kepsek- Kepsek yang bermasalah dengan dana BOS agar dapat menjawab semua spekulasi yang sengaja dikembangkan pada Medsos untuk menyerang pemerintahannya.

“Harus dibuka transparan agar publik tahu, bahwa kenapa mereka diganti atau dicopot dengan Kepsek baru. Dan saya juga akan meminta mereka (Kepsek), yang bermasalah sesuai hasil audit harus diproses hukum,” papar Murad Ismail.

Murad menambahkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Maluku, langkah Kadis Diknas mencopot dan Plt-kan, Kepsek yang bermasalah dengan pengelolaan dana-dana BOS perlu diapresiasi sebagai langkah maju.

“Bagaimana pendidikan di Maluku mau maju dan berkualitas kalau pengeloaan dana BOS disalagunakan. Kepsek-Kepsek seperti itu harus dicopot, sehingga kualitas dan mutu pendidikan di Maluku bisa maju,” tandasnya.

Selanjutnya, Murad mengaku akan menghubungi Kadis Diknas dan memintanya untuk membongkar semua hasil audit pengelolaan dana BOS.

“Saya akan perintah Kadis Diknas untuk membuka transparan hasil audit. Wartawan tulis agar publik tahu kenapa mereka dicopot atau diganti. Biar tidak ada fitnah,” tandasnya.(KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku