Minta Pemkot Perhatikan Sampah di Kayu Tiga

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Menumpuknya sampah di bibir jalan kawasan Kayu Tiga, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon atau tepatnya di RT 01 RW 04, telah menjadi persoalan bertahun-tahun.

Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui dinas terkait belum juga memberikan perhatian serius. Padahal, masalah ini kerap dikeluhkan warga setempat.

Warga Kayu Tiga, Nona mengatakan, sampah yang dibuang di lokasi ini terdiri dari sampah bermacam jenis. Jika hujan, aroma tak sedap akan muncul dan tentu sangat mengusik indra penciuman warga setempat.

“Pemkot harus turun tangan untuk ini. Karena jika tidak, maka akan sangat berpengaruh jika musim penghujan tiba. Sebab lokasinya itu berada di samping jurang. Takutnya longsor,” kata Nona kepada Kabar Timur di Ambon, Rabu (31/3).

Dia mengatakan, meski sampah yang menggunung, tapi mobil kebersihan tidak pernah mengangkut sampah-sampah tersebut. Padahal, sampah ini sebagiannya telah menutupi badan jalan.

“Kalau mobil kebersihan mau ke Soya misalnya untuk angkut sampah, itu melewati lokasi ini dulu. Anehnya,  mereka tidak mengangkat sampah disitu. Sampah dibiarkan begitu saja,” jelasnya

Dia berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian. Kemudian mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

Terpisah, anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally mengatakan, persoalan sampah di Kayu Tiga sangat mirip dengan yang ada di jalan Gunung Malintang menuju kantor Navigasi.

“Ini hampir mirip. Tapi setelah ada keluhan dari warga, lalu oleh pemerintah memagarinya dengan seng. Dan kini sampah dibuang dan tidak jatuh ke jurang seperti awal-awal. Mobil kebersihan pun tiap hari mengangkutnya,” kata Wally.

Untuk itu, Politisi PKS ini meminta agar Pemerintah melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan di Gunung Malintang. Artinya, lokasi di Kayu Putih ini perlu dipagari seng sehingga sampah tidak jatuh ke jurang dan berdampak terhadap DAS.

“Kalau tidak diperhatikan lagi, nanti kita agendakan untuk panggil Dinas Lingkungan Hidup Kota Ambon untuk membicarakan masalah ini. Sebab, keluhan dari warga, masalah ini sudah bertahun-tahun,” tegasnya. (KTY)

Komentar

Loading...