Safitri-Gerson Santuni Warga Desa Simi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan terpilih, Safitri Malik Soulisa-Gerson Eliazer Selsily memberikan santunan kepada warga Desa Simi, Kecamatan Waesama, Sabtu (27/3).

Warga yang menerima santunan terdiri dari anak yatim piatu, janda serta orang tua jumpo. Tak hanya santunan Safitri-Gerson juga membagikan Alquran kepada Panitia Mesjid disana.

Pemberian santunan maupun Alquran, berlangsung dalam acara sykuran dan doa bersama yang digelar masyarakat Desa Simi jelang pelantikan keduanya sebagai Bupati-Wakil Bupati terpilih.

Safitri dihadapan masyarakat Desa Simi menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan acara syukuran dimaksud. “Acara syukuran ini sebagai sebuah bentuk rasa syukur atas kemenangan SMS-GES dan Tim pemenangan. Hari ini, Saya bersama dengan Pa Gerson lebih ingin menyampaikan bahwa perjuangan kita hari ini telah sukses,”ungkapnya.

Menurutnya, perjungan Tim SMS-GES dan masyarakat telah menorehkan sejarah perempuan pertama di Maluku yang menjadi Bupati di Buru Selatan. “Pelaksanaan acara syukuran hari ini sebagai sebuah bentuk rasa syukur atas kemenangan SMS-GES dan seluruh tim pemenangan bahwa perjuangan kita tidak sia – sia,”katanya lagi.

Ditegaskan pemerintah daerah maupun pemerintah desa lewat program setiap tahun akan membantu masyarakat baik dari sektor perikanan, pertanian dan program lainnya. “Kabupaten Buru Selatan mempunyai banyak potensi sumberdaya alam. Tinggal bagaimana Masyarakat kreatif mengelolanya terutama kaum wanita,“ingatnya.

Safitri mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif bersama pemerintah mendorong laju pembangunan di wilayah Buru Selatan.

Sementara itu, Wakil Bupati terpilih Gerson Eliaser Selsily mengapresiasi pelaksanaan doa dan syukuran jelang proses pelantikan mereka pada Juni mendatang. “Acara syukuran ini sesuatu hal yang luar biasa, kami berdua memberikan penghargaan dan apreasi terhadap situasi yang terjadi hari ini, kita telah menikmati dan melewati proses – proses politik yang terjadi beberapa bulan yang lalu,”ucapnya.

Politisi Partai Demokrat tersebut menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga hubungan Kai Wait atau orang basudara di wilayah itu. “Mari katong jaga akang, mari Katong rawat akang hubungan Kai- Wait, hubungan ade kaka jangan katong keluar dari itu,” pungkas mantan anggota DPRD Buru Selatan tiga periode ini.

(KTL)

Komentar

Loading...