Sampel  Beras “Plastik” di Bursel Sementara Diuji

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Tim langsung turun ke sejumlah toko diduga menjual beras plastik. Beberapa sampel beras daimbil untuk diuji.

Empat sampel beras yang diambil tim yang di turunkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan (Bursel), terkait dugaan beredarnya beras plastic atau palsu di Kota Namrole saat ini, dalam pengujian.  Masing-masing  beras Kepala Speciall AAA , Beras Ramos Bandung, Beras Super Dua Ayam, dan Beras tanpa merek.

“Untuk memastikan apakah beras itu palsu atau tidak, kita sementara menunggu hasil kajian yang dilakukan. Bila hasilnya sudah keluar akan disampaikan ke masyarakat,”tegas Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan, Gani Loilatu saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, kemarin.

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) setempat dipercayakan untuk menangani proses pengujian berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon guna menyelidikinya.

Respon cepat yang dilakukan Pemkab Bursel lanjut, lantaran informasi yang berkembang kalau ada masyarakat di Namrole yang telah menkonsumsi beras-beras yang diduga palsu tersebut.

“Setelah kita dapat informasi itu, tim langsung diturunkan ke sejumlah toko yang diduga menjual beras tersebut. Kita langsung ambil beberapa sampel beras yang didatangkan dari bulog dan petani di Namlea Kabupaten Buru,”jelasnya.

Ia berharap hasil pengujian empat jenis beras dimaksud dapat keluar secepat mungkin agar bisa disampaikan ke publik apakah benar beras palsu ataukah tidak sehingga tidak membuat masyarakat resah.

“Kita tunggu saja hasilnya seperti apa yang nantinya diperoleh akan disampaikan dalam sehari dua nanti. Kita akan sampai itu kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak kuatir untuk mengkonsumsi beras yang dijual pada sejumlah tokoh dan kios yang ada di Kota Namrole kabupaten Buru Selatan,”janjinya.

Sekedar diketahui maraknya informasi peredaran dugaan beras platik atau palsu di Namrole, Kabupaen Bursel membuat pemerintah daerah setempat tidak tinggal diam.

Atas informasi tersebut Pemkab Bursel langsung membentuk tim untuk melakukan inspeksi mendadak di lapangan, Senin (22/3). Tim kemudian  menyasar sejumlah toko, alhasil empat sampel beras dibawa untuk dilakukan pengujian.  (KTL)

Komentar

Loading...