Pemkab Malra Terus Bangun Rumah Swadaya

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Pemkab Malra terus membangun rumah swadaya bagi masyarakat yang di Kecamatan Kei Besar. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Malra. Afan Bachri Ifat, mengatakan itu, kepada wartawan  di Langgur belum lama ini.

Menurutnya, Pemkab Malra Tahun 2020 mendapatkan Bantuan Rumah Swadaya dari Pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus Tahun 2020 sebesar Rp5.740.000.000,- (Lima Milyar Tujuh Ratus Empat Puluh Juta Rupiah).

Dari dana tersebut, untuk membiayai 328 Unit rumah yang tersebar di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, dengan rincian sebagai berikut : Ohoi Wear Ohoiker sebanyak 21 Unit, Ohoi Wear Frawaf sebanyak 22 Unit, Ohoi Dangarat sebanyak 32 Unit, Ohoi Ohoituf sebanyak 37 Unit, Ohoi Hangur sebanyak 20 Unit, Ohoi Ngurwalek sebanyak 25 Unit,

Dan Ohoi Uwat sebanyak 40 Unit, Ohoi Uwat Reyaan sebanyak 23 Unit, Ohoi Mun Ohoiir sebanyak 50 Unit, Ohoi Mun Kahar sebanyak 18 Unit, Ohoi Mun Ohoitadium sebanyak 20 Unit serta Ohoi Mun Werfan sebanyak 20 Unit, untuk diperuntukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memiliki rumah tidak layak huni.

Dia menjelaskan, penilaian rumah tidak layak huni dibuktikan dengan Survei Rumah Tidak Layak Huni oleh Tenaga Fasilitator Lapangan dan ASN DPKPP dengan standar penetapan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri PUPR RI Nomor 7/PRT/M/2018, dan diinput hasilnya kedalam Aplikasi e-RTLH dan SIBARU.

Untuk penyuplai dan distribusi material kepada Penerima Manfaat, maka DPKPP melakukan survey toko yang memenuhi syarat sebagai suplayer. “Dari beberapa toko yang disurvei Toko Mega Ria memenuhi syarat dan kesanggupan/siap untuk mengantarkan material sampai ke Penerima Manfaat (by name by address) pada setiap Ohoi yang telah ditetapkan. Jadi bukan Ibu Hj. Eva Eliya Hanubun yang menentukan Suplayernya,” jelas Afan.

Dia menjelaskan, penilaian rumah tidak layak huni dibuktikan dengan Survei Rumah Tidak Layak Huni oleh Tenaga Fasilitator Lapangan dan ASN DPKPP dengan standar penetapan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri PUPR RI Nomor 7/PRT/M/2018, dan diinput hasilnya kedalam Aplikasi e-RTLH dan SIBARU.

Untuk penyuplai dan distribusi material kepada Penerima Manfaat, maka DPKPP melakukan survey toko yang memenuhi syarat sebagai suplayer.  “Dari beberapa toko yang disurvei Toko Mega Ria memenuhi syarat dan kesanggupan/siap untuk mengantarkan material sampai ke Penerima Manfaat (by name by address) pada setiap Ohoi yang telah ditetapkan. Jadi bukan Ibu Hj. Eva Eliya Hanubun yang menentukan Suplayernya,” jelas Afan

Afan menambahkan, untuk Tahun 2021, Pemda Malra menerima Bantuan Rumah Swadaya dengan nilai sebesar Rp. 3.104.229.000 (Tiga Milyar Seratus Empat Juta Dua Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Rupiah) untuk membiayai Peningkatan Kualitas Perumahan sebanyak 115 Unit di Kecamatan kei Besar Utara Timur.

Serta Pembangunan Baru sebanyak 33 Unit di Ohoi Waur Kecamatan Kei Besar dan Ohoi Nerong Kecamatan kei Besar Selatan dengan rinciannya sebagai berikut. Peningkatan Kualitas Perumahan di Kecamatan kei Besar Utara Timur, untuk Ohoi Ohoifaruan sebanyak 20 Unit rumah, Ohoi Watlar sebanyak 25 Unit, Ohoi Haar Wassar sebanyak 30 Unit, Ohoi Haar Ohoimel sebanyak 20 Unit, Ohoi Haar Renrahantel sebanyak 20 Unit rumah.

Sedangkan pembangunan Baru di Ohoi Waur Kecamatan Kei Besar sebanyak 18 Unit dan Ohoi Nerong Kecamatan Kei Besar Selatan sebanyak 15 Unit rumah swadaya. “Untuk suplayer pada kegiatan BRS DAK 2021 adalah Toko Mega Ria yang memenuhi syarat dan kesediaan untuk mendistribusikan material langsung pada titik Penerima Manfaat pada setiap Ohoi yang telah ditetapkan,” ucapnya. (KTS)

Komentar

Loading...