Hibah Rumah Ibadah Bukti Negara Hadir Bagi Warga

KABARTIMURNEWS.COM,LANGGUR, - Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun menegaskan langkah Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dengan dukungan Lembaga Legislatif (DPRD) berupa hibah dana miliaran rupiah untuk membangun rumah ibadah membuktikan Negara hadir bagi masyarakat.

Penegasan ini dikemukakan Thaher ketika meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al-Anshor Ohoi (Desa) Dunwahan di Kecamatan Kei Kecil.”Pengalaman kita selama ini, banyak pembangunan rumah ibadah baik masjid maupun gereja, namun hingga kini banyak yang belum diresmikan, ada yang pengerjaannya hingga 20 tahun belum juga,” ungkap Thaher.

Maka, lanjutnya, untuk menjawab hal tersebut, Pemda saat ini membuktikan kehadirannya di tengah masyarakat, seperti untuk pembangunan Masjid Al-Anshor dimana Pemda dengan persetujuan DPRD Malra menghibahkan anggaran senilai Rp1,2 miliar.

Thaher mengemukakan, pembangunan Masjid Al-Anshor Dunwahan membutuhkan anggaran Rp1,5 miliar, maka dengan adanya hibah dari Pemda tersebut sudah dapat membantu untuk secepatnya diselesaikan, belum lagi ditambah adanya bantuan dari Parpol serta donatur lainnya, dan juga adanya bahan material alam yang tersedia.

“Ini uang Negara yang diberikan kepada masyarakat, ini bukan uang pribadi saya, tetapi saya berusaha bersama DPRD supaya uang Negara yang dititipkan di Pemda ini dapat mengalir bagi masyarakat,” ujar Thaher.

Sementara untuk mekanisme hibah, kata Thaher, Pemda memberi hibah bagi pembangunan satu rumah ibadah berdasarkan rekomendasi dari pimpinan umat, masjid oleh MUI, gereja Katolik oleh Wakil Uskup, sementara gereja Protestan direkomendasikan oleh Ketua Klasis.

Menurut Thaher, meningkatnya semangat umat membangun rumah ibadah di Malra merupakan indikasi meningkatkan pemahaman dan kesadaran umat terhadap keberadaan masjid maupun gereja di tengah umat sebagai jantungnya masyarakat.

“Hal yang perlu saya ingatkan yakni untuk jajaran Pemda Malra agar jangan sekali-sekali meminta fee atau persen dari dana hibah ini, harus 100 persen diserahkan untuk pembangunan masjid maupun gereja, begitupun panitia pembangunan dapat bekerja dengan baik memanfaatkan bantuan ini,” kata Thaher.

 (AN/KT)

Komentar

Loading...