Lapor ke Polisi, Tak Perlu Bagikan ke Medsos

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Informasi yang beredar luas di medsos  terkait seringnya terjadi pelemparan oleh orang misterius pada malam hari di perbatasan antara negeri Suli dan Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ditanggapi Kapolsek Salahutu, Iptu Sam Soleh.

Menurut Sam, personilnya rutin dalam melaksanakan operasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Salahutu. Namun, tidak pernah menemukan adanya pelemparan dari orang tak dikenal ini. 

“Personil saya selalu lakukan operasi malam. Tapi tak pernah temukan seperti yang diinformasikan. Jadi, kalau memang ada warga yang mengalami, langsung lapor saja, sebab dibagikan ke medsos facebook malah akan membuat masyarakat jadi resah,” kata Kapolsek Sam dihubungi Kabar Timur, Senin (15/3). 

Menurutnya, dengan dibagikan ke medsos, dikhawatirkan timbul masalah baru dari informasi itu. Misalnya seperti muncul komentar-komentar yang membuat pihak ini atau itu menjadi tersinggung hingga berujung sesuatu yang tidak diinginkan bersama. “Kabarnya khan peristiwa ini sering terjadi. Nah, pertanyaannya siapa yang alami, silahkan lapor ke polsek. Kalo sering begini, nanti orang jadi resah. Kami minta lapor,” pintanya.

Dia mengaku, yang baru melaporkan adanya aksi pelemparan ini hanyalah ibu Nona Pellu. “Yang baru lapor itu ibu Nona Pellu. Jadi kalo dibilang sering terjadi, ya khan tak pernah ada laporan,” kesalnya. Meski begitu, dia meminta untuk warga tetap waspada jika melewati area tersebut. “ Waspada saja. Prinsipnya, kita tetap melakukan patroli untuk menjaga kamtibmas di Salahutu,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga Tulehu berinisial NP mengatakan, masalah ini memang berulang terjadi. Namun untu membuktikan itu, perlu dukungan serius dari polsek Salahutu. “Kejadiannya khan spontan jadi tidak ada bukti, misalnya video atau foto. Tapi, ini lah yang pernah saya alami. Saya dilempar dengan kayu saat berada di area itu. Kejadiannya sekitar jam 8 malam,” ungkapnya.

Dia berharap, masalah ini harus jadi perhatian serius sebelum ada korban jiwa. Jika memang Polsek Salahutu kekurangan personil, bisa dikomunikasikan dengan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Sebab ini domainnya polisi. Masyarakat hanya minta perlindungan di pihak kepolisian. 

“Harus segera ambil tindakan. Bagaimana teknik penanganannya, itu urusan polsek. Kalau kekurangan personil, ya mungkin bisa koordinasi dengan polresta dan koramil, yang penting kejadian seperti yang saya alami ini, jangan lagi terjadi ke orang lain,” sebutnya

Jika sudah ada perhatian dari dua instansi ini, lanjut dia, lalu segera dikomunikasikan dengan pemerintah Negeri Suli. Sebab biar bagaimanapun, lokasi pelemparan berada di kawasan Negeri Suli. 

(KTY)

Komentar

Loading...