Wellem Zefah Wattimena Terancam Hukuman Seumur Hidup

KABARTIMURNEWA.COM,AMBON, - Pulang dari Jakarta bukan ke rumah, tapi langsung ke ruang tahanan polisi. Inilah yang diderita Wellem Zefah Wattimena (WZW). Anggota DPRD Provinsi Maluku itu malah terancam hukuman penjara seumur hidup.

Apa penyebabnya? Kasat resnarkoba Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Jufri menjelaskan, politisi Partai Demokrat itu kedapatan membawa alat hisap sabu atau cangklung.

"Beliau ditahan di Bandara Pattimura dengan barang bukti cangklung pada Senin (8/3). Tes urine nya positif, uji labfor cangklung itu juga positif. Nah, dua bukti ini menetapkan MZW dari saksi menjadi tersangka," kata Jufri dihubungi Kabar Timur, Rabu (10/3)

Menurutnya, MZW disangkakan melanggar pasal 112 dan 127 nomor 35 ahun 2009 tentang narkotika. Dimana, pasal 112 yang mengatur tentang larangan seseorang untuk memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman secara tanpa hak atau melawan hukum.

Sedangkan pasal 127 mengatur tentang penyalah guna narkotika golongan I bagi diri sendiri yaitu perbuatan.

"Polisi tak menentukan sanksi seseorang, itu nanti lewat sidang di pengadilan. Tapi, kalau berdasarkan pasal yang dilanggar, ancamannya seumur hidup atau paling singkat minimal enam tahun dan paling lama 20 tahun," paparnya

Jufri menuturkan, cangklung milik MZW diperiksa di Labfor Polri di Makassar. Sementara pemeriksaan urine dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan dan kalibrasi alat kesehatan Dinkes Provinsi Maluku.

"Jadi pada ujung cangklung itu terdapat sisa-sisa atau endapan sabu yang digunakan WZW saat beliau masih berada di Jakarta," terangnya.

Ditanya soal apakah ada orang lain yang bersama dengan WZW saat menggunakan Methamphetamine atau narkoba golongan I itu, Jufri mengaku tidak.

"WZW hanya sendiri," pungkasnya (KTY)

Komentar

Loading...