Hasil Uji Pipet Tentukan Nasib Politisi Demokrat

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Barang bukti sudah dibawa ke Makassar. Dalam waktu dekat sudah bisa diketahui kepastian status yang bersangkutan.

Tim Satnarkoba Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease bergerak cepat menyelidiki dugaan kasus penggunaan narkoba yang menyeret Willem Zefnat Wattimena salah satu anggota DPRD Maluku dari Partai Demokrat. 

“Iya benar ada penahanan terhadap salah satu anggota DPRD Maluku. Untuk memastikan kebenarannya, tim sudah ke Makassar uji labfor barang bukti (pipet) milik yang bersangkutan,” kata Kasat Narkoba Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Jufri dihubungi Kabar Timur, Selasa (9/3). 

Setelah adanya penahanan terhadap politisi Partai Demokrat itu, banyak wartawan yang langsung menghubungi dirinya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. “Dan saya benarkan itu. Tapi saya tidak berkomentar banyak sebab masih dilakukan penyelidikan atau pendalaman terkait tugas-tugas kepolisian,” sebutnya.

Tapi yang jelas, lanjut Jufri, barang bukti sudah dibawa ke Makassar. Tentu, dalam waktu dekat, polisi sudah bisa mengetahui kepastiannya serta status dari yang bersangkutan. “Masih pendalaman ya. Semoga dalam waktu dua hari ini, kita sudah bisa dapat kepastiannya dan status dari yang bersangkutan,” pungkasnya.

Polisi belum menetapkan status hukum terhadap WW. Petugas terus menyelidiki kasus tersebut untuk membuktikan ada atau tidak keterlibatan pelaku dalam kasus penyalahgunaan narkoba. “Saat ditangkap tidak ditemukan sabu. Jadi, yang bersangkutan itu nanti terbukti atau tidak kami masih melakukan penyelidikan,” kata dia.

 “Kami berharap alatnya bisa diuji lebih cepat dan bisa mempriotitaskan karena ini berkaitan dengan publik figur, juga jadi mungkin bisa percepat uji itu,” tambah dia. 

Sementara itu dari Polda Maluku memastikan WZW, Anggota DPRD Maluku yang ditangkap di Bandara Pattimura Ambon positif mengkonsumsi sabu. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, WZW dinyatakan positif gunakan sabu setelah menjalani tes urine usai ditangkap Senin (8/3).

“WZW sudah menjalani tes urine kemarin dan hasilnya dia positif mengonsumsi sabu,” kata Roem. Selasa (9/3). Roem menuturkan, penangkapan terhadap politis Partai Demokrat itu dilakukan setelah polisi menerima informasi bahwa yang bersangkutan sedang membawa narkoba dari Jakarta.

Dari informasi itu, polisi kemudian mendatangi Bandara Pattimura Ambon. Setelah WZW tiba dan hendak keluar Bandara, dia langsung diringkus polisi. “Dia (WZW) ini statusnya sebagai Anggota DPRD Maluku, dia ditangkap setelah anggota kami menerima informasi kalau yang bersangkutan sedang membawa narkoba,” ujar dia.

Roem mengaku, meski informasi awal WZW membawa narkoba, namun dari hasil penggeledahan yang dilakukan di lokasi kejadian, polisi hanya menemukan alat isap sabu.  “Barang bukti yang ditemukan itu bong, alat isap sabu, itu yang ditemukan petugas di lapangan,” ujar dia.

Saat ini, alat isap sabu tersebut telah dikirim ke laboratorium di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk diuji apakah sudah digunakan WZW atau belum. “Alatnya sudah dikirim ke laboratorium di Makassar untuk diuji,” sebut dia.

Roem menambahkan, WZW  telah ditahan di sel tahanan Polresta Pulau Ambon. Saat ini, penyidik masih terus memeriksa yang bersangkutan terkait kasus tersebut. “Dia ditahan di Polresta saat ini dan saat ini masih diperiksa masih diselidiki,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang Anggota DPRD Provinsi Malulu, ditangkap di Bandara Pattimura, Ambon,  bersama  bukti pipet yang diduga sebagai alat penghisap Narkoba jenis sabu-sabu.

Penangkapan Anggota DPRD Maluku, berinisial  WZW oleh  Tim Sat Narkoba, Polresta  Ambon, Senin, kemarin.  Informasi yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, ada laporan yang masuk ke  Polresta Ambon terkait oknum yang ditangkap itu.

Bersamaan informasi itu, Tim Satnarkoba Polresta Ambon bergerak. “Informasinya MZW itu pemakai yang sementara di Jakarta hendak  balik ke Ambon,” ungkap sumber kabartimurnews.com. 

Selanjutnya menurut informasi itu, saat tiba di Ambon, di parkiran Bandara Pattimura, mobil  oknum anggota DPRD Maluku digeledak Tim Narkoba Polresta. 

“Saat pengeledahan itu ditemukan pipet yang diduga sebagai alat penghisap Narkoba.  Namun alat tersebut belum dapat dipastikan,” sebut sumber itu. Kendati begitu Tim Satnarkoba Polresta Ambon tetap mengamankan MZW. 

“Jadi anggota DPRD tetap diamankan, sambil menunggu hasil barang bukti yang dikirim ke Makkasar itu, “ sebut dia. Ditahannya Anggota DPRD Maluku  juga dibenarkan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M. Roem Ohoirat, ketika dikonfirmasi kabartimurnews.com, Selasa, siang.  Untuk detailnya, silahkan konfirmasi ke Polresta Ambon, kata Ohoirat.

Dari informasi menyebutkan, Tim Polesta Ambon langsung ke Makassar untuk menastikan alat yang disita dari dalam mobil MZW itu positif Narkoba atau bukan. “Status MZW tergantung hasil dari Makassar nanti. Bisa positif bisa juga tidak, “ sebut informasi itu. 

(KT/KTY)

Komentar

Loading...