Harap Mitan Tak Langkah Jelang Ramadhan

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah (mitan) di sejumlah wilayah di Maluku pada akhir 2020 hingga awal 2021 kemarin cukup meresahkan masyarakat. 

Betapa tidak, mitan bagi sebagian besar masyarakat Maluku sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa dipisahkan. Sementara, untuk mendapatkan kebutuhan itu, masyarakat cukup sulit. Tak mau masalah ini kembali terulang, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Refdi Andri, meminta pihak PT Pertamina Wilayah Maluku untuk serius melihat persoalan tersebut.

“Sebentar lagi kita masuki bulan suci Ramadan. Tentu, permintaan mitan dan gas elpiji akan meningkat.  Saya harap pihak Pertamina meyakinkan dan mengantisipasi hal-hal tersebut agar kekhawatiran kelangkaan BBM ini dapat diantisipasi,” kata Refdi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tentang ketersediaan dan distribusi BBM jenis Mitan serta ketersediaan gas elpiji yang digelar di Rupatama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Selasa (9/3). 

Menurutnya, ketersediaan mitan dan gas elpiji di wilayah Maluku menjadi masalah dibeberapa bulan terakhir ini. Tentu, harus ada perhatian serius sehingga tidak lagi menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat. “Kami berharap permasalahan ketersediaan minyak tanah dan gas elpiji ini ada titik terang,” sebutnya.

Ditempat yang sama, General Manager PT Pertamina  MOR VIII Maluku-Papua, Eldy Hendry memaparkan terkait ketersediaan mitan, gas elpiji dan sistim kerja Pertamina di wilayah Provinsi Maluku.  

Selain sistem kerja, Ia juga menjelaskan terkait proses penyaluran dan jumlah minyak di setiap daerah. Termasuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan. “Kita akan memperhatikan dan melakukan tindak lanjut yang efektif untuk keberlangsungan kebutuhan masyarakat Provinsi Maluku,” pungkasnya. 

(KTY)

Komentar

Loading...