BNI Ambon Salurkan PKBL & Akuisisi Agen46

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon menyalurkan fasilitas Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pulau Banda Neira Kabupaten Maluku Tengah.

Penyaluran PKBL oleh Bank BNI Ambon juga menyentuh UMKM di kabupaten/kota se-Provinsi Maluku.

Penyaluran PKBL secara serentak diluncurkan bertepatan dengan Rapat Koordinasi Pembangunan Pariwisata Maluku tahun 2021 yang diinisiali Dinas Pariwisata Maluku. Rakor pariwisata ini mengangkat tema: ”Akselerasi Pemulihan Ekonomi Sektor Pariwisata di Maluku Pasca Covid-19“. Penyelenggaraan Rakor dipusatkan di Istana Mini Banda Neira, 26-27 Februari 2021.

Rakor menghadirkan narasumber; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Noviarsano Manulang, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Prov Maluku Rony Nazra, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Djufri,  Pimpinan Cabang BNI Ambon Friedson WNK, perwakilan Bank BPDM Malut, dan mewakili Asisten I,  Welem Istia mewakili Bupati Malteng Tuasikal Abua. Kepala Dinas Pariwisata se-Maluku dan pelaku UMKM hadir pada Rakor tersebut.

Pimpinan Cabang BNI Ambon Friedson WNK sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang sangat peduli dengan pengembangan UMKM khususnya di Pulau Banda Neira.

Menurutnya Rakor ini memberikan andil dalam percepatan pemulihan perekonomian khususnya sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. Hal ini sejalan dengan implementasi memorandum of understanding (MoU) antara Gubernur  Maluku dengan pimpinan wilayah Bank BNI pada 7 Desember 2020 yang digagas oleh Ketua TGUPP Maluku. “Salah satu poin penting dalam penandatanganan nota kesepahaman itu adalah mendukung dan mengembangkan sektor UMKM  untuk kesejahteraan masyarakat Maluku dan secara bertahap akan mengurangi angka kemiskinan dari tahun ke tahun,” tulis Bank BNI Ambon dalam siaran pers yang diterima Kabar Timur, Senin (1/3). 

Visi dan Misi Gubernur Maluku Murad Ismail, yaitu Maluku dikelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan ini yang menjadikan Bank BNI hadir mengawali di Banda Neira dan berencana menyalurkan kepada 1.000 pelaku UMKM. 

Diharapkan program PKBL kepada sektor UMKM akan membentuk wirausaha-wirausaha baru yang terus mampu menggerakkan sektor-sektor strategis yang saat ini belum tersentuh pembiayaan, khususnya di sektor pariwisata yang berdampak akibat pandemi  covid-19.

Friedson melanjutkan, bentuk kehadiran BNI selain dalam program PKBL di Banda Neira adalah dengan melakukan akuisisi terhadap Agen-Agen BNI dalam sistem Branchless Banking, yaitu Program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor  sebagai Keuangan Inklusif) yang digagas  oleh  Otoritas  Jasa  Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

“Di Bank BNI hadir dengan nama  Agen46. Agen46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat dalam rangka keuangan inklusif berupa layanan perbankan tanpa harus ke kantor bank  seperti:  pembukaan rekening, setor/Tarik/kirim uang, pembelian pulsa telepon, pulsa token listrik , pembayaran BPJS , tiket, PDAM dan lain-lain,” kata Friedson. 

Pemilik Agen46 akan mendapatkan fee dari setiap transaksi yang dilakukan masyarakat di agennya.

Friedson berharap, kehadiran lima Agen46 baru dapat meminimalisir  blank spot layanan Bank BNI di Banda Neira. 

Peserta Rakor begitu antusias dan tertarik menjadi Agen46 di daerah masing-masing. “Keinginan itu sangat tinggi, itu terlihat dari diskusi-diskusi kecil selepas acara yang menanyakan proses menjadi Agen46 yang sangat mudah dan cepat,” pungkas Friedson.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku Marcus Pattinama mengapresiasi kehadiran BNI dalam event ini dan diharapkan Agen46-Agen46 yang telah diakuisisi dapat terus eksis memberikan layanan kepada masyarakat Banda Neira dan pulau-pulau sekitar. 

“Harapannya dari aktivitas tersebut BNI dapat menindaklanjuti dengan menempatkan kantor perwakilan yang representatif yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dan wisatawan baik domestik dan mancanegara untuk layanan perbankan yang berbasis digital, terkini dan terpercaya,” kata Pattinama. 

Rakor ditutup dengan penyerahan simbolis PKBL BNI dan Ageng46 oleh OJK Maluku, BI, Tim TGUPP Maluku, Kadis Pariwisata Maluku dan Kepala Cabang BNI Ambon. (KT)

Komentar

Loading...