Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Pengamen di Ambon Menjamur

badge-check


Pengamen di Ambon Menjamur Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– Banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap bertahan hidup di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19. Di kota Ambon misalnya, makin banyak anak remaja yang harus menjadi pengamen. 

Padahal, sebelum corona ada di Ambon, pemandangan ini hampir nyaris tak terlihat. Kalaupun ada, itupun satu dua orang. Kini, beberapa lokasi di Kota Ambon menjadi tempatnya para pengamen. Mereka bisa ditemukan dengan mudah di lokasi-lokasi ini. 

Pantauan Kabar Timur, Sabtu malam (27/2), anak-anak remaja ini mengincar warung-warung makan. Di warung, mereka memainkan gitar dan bernyanyi untuk menghibur pengunjung warung tersebut. Jika sudah diberikan uang oleh pengunjung warung, mereka akan berpindah ke warung lainnya untuk melakukan hal yang sama. 

Remaja ini tidak terdiri dari kelompok besar. Mereka hanya berjumlah dua orang. Khusus di kawasan depan Maluku City Mall (MCM) Tantui, ada sekitar tujuh sampai delapan pengamen yang berbeda. Hal yang sama juga bisa dilihat di lokasi-lokasi lain, misalnya di kawasan Pantai Mardika, depan Amplaz,  rumah kopi, jalan-jalan utama dan lainnya.

“Kaka, sakarang karja susah. Beta deng teman ngamen biar dapa uang. Yang penting katong dua seng pancuri,” kata Barce dengan dialeg melayu Ambon ketika ditemui Kabar Timur di depan MCM Tantui Ambon, Sabtu malam (27/2). 

Dia mengaku, ada banyak remaja yang mengamen. Tapi, uang itu tergantung rezeki. “Ada yang kasih Rp 5 ribu, ada yang lebih dari itu dan juga kurang dari itu. Semalam katong (kita) bisa dapat Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu,” ujarnya.

Pengamen lainnya, Ari mengaku, baru mengamen seminggu yang lalu. Dia terpaksa mengamen supaya bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan belanja sehari-hari. “Kerja susah. Daripada mengemis, lebih baik beta ngamen. Sekarang sapa (siapa) malu-malu, dia susah. Yang penting uangnya halal,” singkatnya. (KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Sabet MATRA Award 2026, Pemkot Ambon Tercepat & Terbaik Salurkan Dana Desa di Maluku

22 Juli 2026 - 20:56 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

Trending di Amboina