Enam Pembunuh Husein Diserahkan ke Jaksa

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Penyidikan perkara penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian mahasiswa Unpatti Ambon Husein Suat akhirnya rampung. Penyidik Polresta Ambon dan PP Lease pekan kemarin resmi melakukan tahap II di Kejari Ambon.

Hal itu dibenarkan Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette, yang mana 6 tersangka berikut barang bukti diserahkan dari penyidik kepolisian kepada penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon.

“Telah dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti terkait perkara dugaan tindak pidana pembunuhan yang melanggar Pasal 338 junto Pasal 55 terhadap seorang korban bernama Husain Suat Jumat pekan kemarin,” ungkap Samy melalui WhatsApp, Minggu (28/2).

Dijelaskan, para tersangka berjumlah 6. Masing masing inisial EN alias E alias BP alias B. K alias A (32), RK alias R (19), BM alias B (23),  IN alias I (16), MOO alias O (17) dan MK alias K, (16). Kejadian tersebut terjadi di atas Jembatan Merah Putih Ambon pada Kamis (11/2) pukul 04.00 WIT.

Sekarang, kata Samy, keenam tersangka masing masing 3 orang ditahan di Rutan Kelas II A Ambon, sedang 3 orang lainnya ditahan di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Ambon.

Sebelumnya diberitakan jaksa penuntu Kejari Ambon sementara meneliti berkas perkara enam tersangka kasus pembunuhan Husein Suat. “Berkas sudah rampung dan telah naik tahap satu. Sementara sedang diteliti oleh jaksa,” kata Kabag Humas Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Izack Leatemia dihubungi wartawan, Senin (22/2)

Menurutnya, kerja tim penyidik satuan Reserse Kriminal Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease dalam mengusut kasus ini cukup cepat. “Usai diteliti jaksa, dikembalikan lagi untuk mengikuti petunjuk jaksa. Tapi kalau lengkap, ya langsung dirampungkan untuk tahap selanjutnya,” ujarnya

Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam (11/2)  di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP). Suat lebih awal ditendang dan terjatuh dari motor. Setelah terjatuh barulah Suat ditusuk dengan pisau oleh EN. 

Enam tersangka punya peran masing-masing. EN merupakan eksekutor atau yang menusuk korban. Sementara RK dan BM menganiaya korban dengan tangan kosong, sedangkan IN, MOO dan MK turut membantu. (KTA)

Komentar

Loading...