Jumlah Kasus Positif Covid-19 Naik

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Jumlah kasus positif Covid-19 di Maluku pada Selasa (16/2) bertambah delapan kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif Covid-19 di Maluku mencapai 6.769 orang.

Penambahan 8 kasus baru ini dari kota Ambon 5 pasien, kabupaten Maluku Tengah 1 pasien dan kota Tual 2 pasien.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku melaporkan, 17 pasien sembuh, sehingga angka kesembuhan meningkat menjadi 5.982 orang. Sedangkan 684 pasien sampai saat ini masih dalam perawatan. Untuk suspek, tercatat 5 orang. Sebanyak 3 orang dari kota Ambon, dan kabupaten Maluku Tengah 2 orang.

Hingga saat ini total pasien meninggal di Maluku akibat virus corona mencapai 103 orang. 

VAKSINASI MOLOR

Program vaksinasi di Maluku sudah berlangsung satu bulan. Tetapi baru 17,44 persen tenaga kesehatan (Nakes) yang dinyatakan tuntas menerima vaksinasi. Vaksinasi Nakes diprediksi molor, sehingga menunda vaksinasi tahap berikutnya bagi pelayan publik.

Data Satgas Covid-19 Maluku yang dihimpun pada Selasa (16/2), jumlah Nakes yang sudah tuntas menerima vaksinasi sebanyak 2.576 dari target 14.769 orang. Vaksinasi tuntas setelah penerima mendapatkan dua kali suntikan vaksinasi. Suntikan pertama kemudian diikuti suntikan kedua 14 hari kemudian.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Maluku Adonia Rerung menyampaikan, penyelesaian vaksinasi Nakes di Maluku bakal molor hingga April, bahkan Mei 2021. Wilayah geografis yang terdiri atas pulau-pulau menjadi kendala. Akibatnya vaksinasi tahap berikutnya untuk TNI, Polri, pegawai di garis depan pelayanan publik dan kelompok rentan lainnya tertunda.

”Vaksinasi tahap berikutnya sudah mulai disiapkan, tetapi belum bisa dilakukan selama vaksinasi tenaga kesehatan belum tuntas. Kami kejar target untuk tenaga kesehatan dulu,” kata Rerung di Ambon, kemarin. 

Hambatan lain vaksinasi adalah tidak semua fasilitas kesehatan dapat menggelar vaksinasi lantaran minimnya peralatan. Jumlah fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebanyak 234 unit.

NAKES LANSIA

Ribuan Nakes menunda atau membatalkan vaksinasi karena alasan medis. Total keseluruhan 4.315 orang atau 29,2 persen dari target 14.769. 

Pemerintah Provinsi Maluku akan menyuntik vaksin Covid-19 kepada Nakes lanjut usia (Lansia). “Lansia sudah bisa disuntik karena hasilnya aman,” ujar Rerung.

Nakes Lansia akan menjadi sasaran penerima vaksin vaksinasi tahap pertama. “Jika vaksin sudah diperuntukan untuk Lansia, otomatis pemerintah harus menyediakan lebih banyak vaksin,” kata dia.

Rencananya, vaksin juga akan diberikan kepada penyintas, komorbit dan ibu menyusui. “Kita masih menunggu petunjuk dari pusat, kapan akan dilakukan vaksinasi kepada mereka, namun fokus kita saat ini vaksin diberikan kepada SDM tenaga kesehatan dulu, kemudian pelayanan publik dan terakhir masyarakat,” tukas Rerung.

Kementerian Kesehatan resmi merevisi daftar kelompok masyarakat yang mendapatkan vaksin Covid-19. 

Dalam daftar terbaru, kelompok Lansia, penyintas, comorbid, ibu menyusui hingga sasaran tunda bakal mendapat vaksinasi. Keputusan ini tertuang lewat Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, diterbitkan pada 11 Februari 2021. 

(KT)

Komentar

Loading...