Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Kakek 70 Tahun Ditemukan Tewas

badge-check


ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM,NAMLEA, – Seorang kakek berusia 70 tahun asal Desa Jamilu, Kabupaten Buru,  diketahui bernama: Lambone Buton, ditemukan tewas, tersangkut pohon bambu, ditengah sungai Waebini, Desa Safanajaya, Kecamatan Waeapo.

Penemuan mayat ini juga dibenarkan Kasatreskrim Polres Pulau Buru, AKP Handri D Azhary. “Kita dapat informasi ada mayat yang tersangkut pohon di tengah sungai Waebini di Alur Pepaya,” terangnya.

Menurutnya,  pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diperkuat hasil visum. Korban tidak diotupsi karena telah dibawa pulang keluarga ke Desa Jamilu, dan langsung dikuburkan.

Informasi yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, korban pertama kali ditemukan, Senin (08/02) pukul 11.00 WIT, oleh warga bernama Rafiudin (25), yang tengah melakukan aktivitas kesehariannya menghanyutkan kayu bakar pada aliran sungai itu. 

“Saat itu, saya lagi menghayutkan kayu bakar pada aliran sungai itu.  Hanya berjarak sekitar 30 meter dari kayu yang saya hanyutkan, saya melihat tubuh korban yang tersangkut pada pohon bambu,” ungkap saksi seperti dikutip Kasat Reskrim Polres Buru.

Atas temuan itu, saksi melaporkan kepada mertuanya.  Selanjutnya, dia (saksi), bersama mertua kembali ke TKP temuan mayat itu. “Saya kembali ke rumah dan beritahu temuan kepada mertua saya. Saya bersama mertua mendatangi lokasi mayat yang saya temukan itu,” cerita saksi.

Setelah memastikan yang dilihat adalah sosok mayat, keduanya langsung melaporkan ke Polsek setempat.  Setelah melapor, anggota Polsek dan Kapolsek menuju TKP melakukan olah TKP  dan mengevakusi sosok mayat itu.

Korban dibawa ke Puskesmas Safanajaya untuk divisum. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban tewas terbawa arus banjir saat hendak menyeberangi sungai tersebut.

Anak korban, Afdil Buton mengisahkan, Minggu (7/2), pukul 17.00 WIT, ia mengantar ayahnya ke kebun dengan motor. Walau tinggal di Jamilu, ayahnya punya kebun di belakang Desa Safanajaya. Dan ayahnya menginap di rumah kebun selama 2-3 hari untuk panen hasil dan dijual ke pasar.

Ia tahu ayahnya tewas dari informasi yang disampaikan warga. Afdil curiga ayahnya tewas terbawa arus saat korban nekad menyeberangi sungai yang sedang meluap. Kemudian korban tersangkut pohon yang hanyut. 

(KT/PT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Bocoran Kemendagri: Apries Puncaki Asesmen Calon “Jenderal” ASN Pemkot Ambon

26 Mei 2026 - 17:24 WIT

Oratmangun Desak Struktur Saham BUMD Ditata Proporsional

24 Mei 2026 - 23:49 WIT

Bukan Cuma Jaga Keamanan, Polisi di Maluku Kini Masuk Kelas Ajarkan Hukum ke Pelajar Kepulauan

21 Mei 2026 - 01:24 WIT

Pemkot Ambon Siapkan 28 Sapi dan 20 Kambing Untuk Kurban Idul Adha

21 Mei 2026 - 01:15 WIT

Eksekusi Mandat Presiden, Wali Kota Ambon Minta Desa Siapkan Lahan Kopdes Merah Putih

20 Mei 2026 - 14:06 WIT

Trending di Amboina