Nelayan Diingatkan Waspada Waterspout

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II BMKG Pattimura Ambon, Rion Suaib Salman mengingatkan nelayan di Maluku untuk mewaspadai fenomena alam waterspout.

“Waterspout ini merupakan tornado yang terkoneksi dengan air dan memiliki skala mikro, biasanya fenomena ini hanya dapat terjadi di atas laut, danau,  bendungan dan lainnya. Jadi nelayan harus tetap waspada dengan fenomena ini,” kata Rion dihubungi wartawan, Senin (1/2) 

Dia mengatakan, pada Minggu kemarin, fenomena waterspout terlihat di perairan laut Seram. Fenomena itu berhasil terekam kamera warga dan kemudian diupload ke media sosial.

“Fenomena ini terlihat di laut Seram tepat di depan wilayah negeri Sepa, Maluku Tengah (Malteng). Jadi cuaca yang kadang berubah-ubah ini, nelayan jangan paksakan untuk melaut dulu,” pintanya.

Menurutnya, memang fenomena waterspout jarang terjadi di Maluku. Tapi, dengan ancaman La Nina yang diprediksi bertahan hingga Maret 2021 nanti, tidak menutup kemungkinan bisa membuat peristiwa waterspout terulang. 

“Ancaman la nina. Lalu juga sering mengumpul awan tebal. Dan waterspout ini ada karena awan cumulonimbus. Hanya durasinya kebanyakan bertahan 5 hingga 10 menit,” terangnya.

Dijelaskan, waterspout dan puting beliung punya kesamaan. Bedanya, waterspout biasanya terjadi di laut, dan puting beliung terjadi di darat.

Yang paling penting, lanjut dia, nelayan harus bisa waspada. Sebab, fenomena ini sangat bahaya dan bisa mencelakai orang yang ada di dekatnya. 

“Awan ini menimbulkan angin cukup kencang, bisa obrak-abrik perahu nelayan, awan ini juga berbahaya bagi penerbangan,” pungkasnya. (KTY)

Komentar

Loading...