Minta Ungkap Pengeroyokan Warga Wakal

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Sebagai warga negara yang baik haruslah diserahkan kepada pihak berwajib dalam hal ini pihak Kepolisian. Jangan mengambil langkah hukum sendiri.

Kepala Pemerintah (Raja) Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Ahaja Suneth meminta polisi mengungkap kasus pengeroyokan terhadap salah satu warganya yang terjadi di kawasan Dusun Taeno, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Oktober 2020 lalu. 

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Raja Suneth saat melakukan kunjungan silaturahim di Mapolda Maluku, Senin (25/1). “Kami pemerintah Desa Wakal meminta agar pihak kepolisian untuk secara tuntas melaksanakan penindakan hukum kepada pelaku pengeroyokan warga kami,” kata Suneth 

Dia mengatakan, pelaku pengeroyokan kepada warganya sudah terjadi cukup lama. Namun, pelaku dari pengeroyokan itu belum berhasil diungkap. “Warga saya dikeroyok dan juga dipotong. Dia ditemukan selamat oleh warga dan sudah bersimbah darah. Kami harap ada pengungkapan kasus ini,” pintanya.

Selain itu, Pemerintah Negeri Wakal juga mengharapakan polisi bisa menjadi penengah dalam persoalan tapal batas yang terjadi di negerinya.  “Di Negeri kami sedang terjadi permasalahan tapal batas dan kami bersilaturahim agar permasalahan yang terjadi itu bisa di proses secara baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri meminta agar masyarakat bisa mempercayakan aparat kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.Mantan Kakorlantas Polri ini juga meminta masyarakat untuk tidak mengambil langkah hukum sendiri. Sebab, bila itu terjadi maka akan menimbulkan masalah baru.

“Sebagai warga negara yang baik haruslah diserahkan kepada pihak berwajib dalam hal ini pihak Kepolisian. Jangan mengambil langkah hukum sendiri, kalau sampai seperti itu maka akan muncul permasalahan-permasalahan baru lagi,” pungkasnya. (KTY)

Komentar

Loading...