8 Bulan Beroperasi di Ambon Tanpa Ijin

ILUSTRASI KURIR

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-PT Hayati Indokaisa Triasa agen resmi IDExpres telah beraktivitas di Kota Ambon selama delapan bulan, tanpa ijin Operasi (Ops). Benarkah? 

Luter Bali, salah satu staf perusahaan itu, tidak menepisnya.  Dia membenarkan kalau perusahaan tempat bekerja  dalam pengoperasian kegitaan di Ambon, belum mengantongi ijin operasi, ungkap Luter kepada wartawan, Senin, kemarin.  

“Perusahaan kita ini bergerak dibidang jasa pengantar barang. Yang saya heran, kenapa belum ada ijin dari Pemerintah Kota Ambon, tapi perusahaan ini bisa beroperasi selama delapan bulan, “ ungkapnya. 

Dikatakan, belum ada ijin operasi dari Pemkot Ambon kepada PT Hayati Indokaisa Triasa yang beralamat di Jalan Mutiara Nomor 57, Kecamatan Sirimau itu, membuat pihaknya bekerja dalam keadaan was-was. 

“Saya sudah komunikasi sama pimpinan perusahaan di Jakarta untuk secepatnya mengurus surat ijin. Namun sampai sekarang belum digubris, dan kami tetap bekerja tanpa ijin, “ paparnya. 

Untuk itu, lanjutnya, demi menciptakan rasa aman seluruh karyawan, pihaknya berharap Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon turun melakukan sidak. 

“Kami berharap Pemerintah Kota Ambon, melalui Disperindag bisa secepatnya turun dan memeriksa kelengkapan berkas ijin operasional perusahaan ini, agar bisa dilengkapi, “ jelasnya. 

Terpisah, Sekertaris Disperindag Kota Ambon, Janes Aponno yang dikonfirmasi wartawan terkait persoalan ini mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti masalah ijin PT Hayati Indokaisa tersebut. 

“Saya akan koordinasikan dengan seluruh staf dulu, baru kita tindaklanjuti. Intinya terkait persoalan ini, akan kami lakukan tindakan melakukan peninjauan, “ papar Aponno. 

Aponno menambahkan, sesuai aturan yang berlaku, jika ada perusahaan beroperasi dibidang jasa, otomatis sudah harus mengantongi surat ijin operasi sebelum beraktivitas. 

“Kalau sifatnya seperti jasa pengantaran, harus ada ijin operasi. Sebab, perusahaan yang bergerak dibidang jasa sudah dibebankan pajak saat pertama kali beraktivitas, “ jelasnya. (KTE)

Komentar

Loading...