Walikota Bantah Isu Swab Untuk Pelajar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Isu seputar  anak sekolah SD dan SMP  bakal di swab, sebelum belajar tatap muka, ditepis  Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. 

“Kalau terkait itu, saya rasa tidak ada. Penjelasan resmi dari Pemerintah Pusat itu, hanya 2021 boleh belajar tatap muka, tapi semua tergantung kepala daerah masing-masing, “ ungkap Richard, kepada wartawan, Minggu (20/12). 

Menurut Richard, kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim, hanya menyebutkan sekolah dibolehkan belajar tatap muka awal 2021. Selain itu tidak ada penjelasan lain. 

Richard mengatakan, terkait kebijakan yang dikeluarkan Mendikbud RI tersebut, pihaknya sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan guna penerapannya ke depan. 

“Kita di Pemerintah Kota, berhati-hati sekali ambil kebijakan. Sebab tidak bisa seenaknya kita ambil, karena ini menyangkut kesehatan dan anak-anak, “ terang Walikota. 

Dia mencontohkan, Kota Ambon sebelum menerapkan belajar tatap muka, harus bisa melihat lagi berbagai pengalaman di provinsi lain, apakah dampaknya baik atau tidak jika diterapkan. 

“Di Jawa Tengah, beberapa waktu lalu belajar tatap muka dihentikan lagi karena terjadi penyebaran corona.  Kita harus belajar dari pengalaman tersebut.  Saya bilang tadi, Pemkot hati-hati sekali ambil kebijakan soal ini, “ ujarnya. 

Lebih lanjut, terkait kebijakan Mendikbud RI tersebut, dalam waktu dekat Pemerintah Kota Ambon akan segera melakukan kajian. Namun, bisa dan tidaknya belajar tatap muka diterapkan, tergantung situasi skor zonasi. 

“Kalau misalnya tahun depan kita sudah bisa masuk zona hijau, maka belajar tatap muka akan di uji coba dulu untuk sekolah tertentu. Tapi, kalau awal tahun 2021 sudah diawali dengan vaksinasi, otomatis nanti kita pertimbangkan lagi, “ tutupnya. (KTE)

Komentar

Loading...