Kasus Pungli di Disdukcapil  Didalami

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, terus dalami kasus dugaan Pemungutan Liar (Pungli) salah satu Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Setempat. 

“Terkait kasus tersebut, satu pegawai Disdukcapil yang diduga bantu aksi calo dalam  mengurus KTP, KK dan Akta kelahiran masih didalami, “ ungkap Kepala BKD Kota Ambon, Benny Selanno, kepada wartawan, Rabu (16/12) kemarin. 

Menurut Benny, pemeriksaan dugaan kasus tersebut hingga kini masih dilakukan pihaknya. Kemungkinan besar akan ada pepenambahan pegawai yang nanti diperiksa sebagai saksi. “Kalau pada pemeriksaan pertama atas satu pegawai sudah periksa empat orang sebagai saksi. Kali ini, kemungkinan nanti kita tambah satu lagi, “ jelasnya. 

Benny mengaku, dalam penanganan kasus dugaan keterlibatan pegawai Disdukcapil membantu para calo lancarkan aksi Pungli, diakui akan diproses profesional. 

“Pokoknya untuk mengetahui fakta apakah benar atau tidak, BKD Kota tetap bekerja profesional. Sebab, satu hal yang perlu diingat, dalam melayani rakyat Pungli dilarang, “ ujarnya. 

Dia berharap seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot), harus bisa jaga komitmen profesionalisme setiap jalankan tugas-tugas melayani masyarakat. 

“Apapun alasannya, tindakan Pungli setiap pelayanan yang dilakukan Pemerintah kepada masyarakat tidak pernah dibenarkan. Jika terbukti ASN Pungli, otomatis sanksi tegas akan menantinya, “ tutupnya. (KTE)

Komentar

Loading...