Dana Gempa Ambon Terealisasi

IstILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Sebanyak 1600 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban gempa bumi Ambon 26 September 2019 lalu, sudah mendapatkan hak mereka sebagai korban gempa.

Dana itu disalurkan baik untuk mereka yang menjadi korban rusak ringan, sedang maupun berat. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes kepada awak media di Gedung DPRD Ambon, Rabu (2/12)
“Kita di komisi selalu koordinasikan ini dengan pihak BPBD Ambon. Dan puji Tuhan, dana itu sudah dicairkan kepada mereka yang berhak. Ini untuk dana tahap I ,” kata Pormes
Politisi Golkar itu menyatakan, dana tersebut dibagikan sesuai dengan klasifikasi kerusakan. Yang rusak berat mendapatkan anggaran sebesar Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta.

“Tapi yang paling banyak adalah korban rusak ringan,” tuturnya.
Ditanya soal mereka yang terdata untuk pencairan tahap II, Pormes menjelaskan, DPRD akan bersama-sama dengan pihak-pihak terkait untuk memperjuangkannya dalam waktu yang tidak begitu lama.

Target utama DPRD yakni mengupayakan agar Pemkot Ambon bisa secepat mungkin mengeluarkan SK jumlah KK yang menjadi korban. “Kita upayakan supaya Pemkot meng SK khan jumlah KK yang menjadi korban gempa. Setelah sudah terdata sesuai SK, barulah disusul dengan pencairan dananya,” ucap Pormes.

Dia juga mengingatkan kepada warga Ambon yang menjadi korban namun kemudian dipersulit dalam mendapatkan anggaran itu, segera untuk diadukan ke pihak komisi I atau BPBD Ambon.

“Dan jika ada yang merasa dipersulit, maka segera laporkan ke komisi I atau BPBD. Kita akan mengupayakan akan bisa diselesaikan secepatnya, “ kuncinya. (KTY)

Komentar

Loading...