Bupati Buru Kembali Mangkir

IstRamly Umasugi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Samy Sapulette bungkam soal siapa saksi yang mangkir dalam persidangan Jumat pekan kemarin. Di lain pihak pengamat antikorupsi mendesak majelis hakim segera menetapkan pemanggilan paksa Bupati Buru Ramly Umasugi. 

Kehadiran Ramly dibutuhkan guna dikronfrotir atas keterangan terdakwa mantan Sekda Kabupaten Buru Ahmad Assagaff yang menyebutkan adanya aliran dana ke pihak lain atas perintah Bupati Buru itu. Sayangnya ketimbang bersikap kooperatif, Ramly terus mangkir dari panggilan jaksa bahkan lebih dari tiga kali.

Seperti dituangkan dalam eksepsi untuk Assagaff, pengacara Boyke Lessnussa Cs menyatakan dakwaan JPU terhadap klien mereka “obscuur libel” alias kabur. Lesnussa mempertanyakan berapa nominal pasti kerugian negara yang ditimbulkan oleh perbuatan Assagaff. 

Pasalnya, dalam dakwaan JPU Achmad Attamimy dan Bagir, terdapat dua besaran kerugian negara, masing-masing Rp 11 miliar dan Rp 1,6 miliar. Boyke Lesnussa menduga kuat kerugian negara karena perbuatan Assagaff tidak mencapai Rp 11 miliar, karenanya Boyke mempertanyakan kemana sisa duit itu mengalir. 

Menurut Boyke seharusnya JPU menghadirkan para pihak yang disebutkan dalam BAP Assagaff termasuk Bupati Buru Ramly Umasugi terkait aliran dana ke pihak lain. Sayangnya Kasipenkum Kejati Samy Sapulette, tidak memastikan apakah Ramly termasuk pihak yang gagal dihadirkan oleh JPU dalam persidangan Jumat pekan kemarin. 

Samy hanya menyebutkan sejumlah saksi tanpa merinci nama mereka. “Saya sudah cek menurut jaksa penuntut umum alasannya karena akan  dilakukan pemanggilan lagi terhadap beberapa saksi yang hari ini belum hadiri sidang,” ucap Samy Sapulette kepada Kabar Timur, Jumat (27/11) melalui pesan whatsapp. 

Samy menambahkan kedua JPU Achmad Atamimi dan Bagir sudah dihubungi berkali-kali untuk meminta kepastian jadi atau tidaknya persidangan Jumat tersebut. Dan siapa yang dipanggil lagi untuk menghadiri sidang Selasa (1/2) besok setelah penundaan dimaksud, tak ada informasi dari Samy. 

Bupati Ramly Umasugi tiga kali mangkir sebagai saksi sidang korupsi mantan Sekda Ahmad Assagaff dan Bendahara Setda Kabupaten Buru La Joni Ali. JPU menyatakan, akan memanggil Ramly Umasugi satu kali lagi untuk hadir di persidangan Jumat (27/11) lalu. Tapi faktanya  Ramly tetap mangkir.

Terpisah pengamat antikorupsi Herman Siamiloy kepada Kabar Timur menilai majelis hakim maupun JPU lemah. Menurutnya, jika Ramly termasuk pihak yang namanya disebut dalam BAP penyidik Ditreskrimus Polda Maluku, seharusnya dia dihadirkan dalam sidang. 

Apalagi kalau terdakwa Sekda Buru menyebutkan Ramly juga ada di balik perkara ini dan mesti bertanggungjawab. “Makanya Bupati harus dihadirkan. Jika terus mangkir seperti itu majelis hakim harus perintahkan jaksa lakukan upaya paksa terhadap Bupati,” cetus Herman Siamiloy, Sabtu (28/!2) melalui telepon seluler. 

(KTA)

Komentar

Loading...