Dua Calo di Dukcapil Ambon Ditangkap

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Diduga kedua Calo ini punya jaringan kerjasama dengan orang dalam.  Keterlibatan itu akan dicari untuk dilaporkan ke Walikota.

Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Marcella Haurissa, berhasil menangkap dua orang Calo yang sedang beraksi, dilingkungan kerjanya, yaitu Belakang Soya, Kamis (26/11).

“Dua Calo yang tertangkap itu, saya pergoki sedang bernegosiasi dengan masyarakat yang datang mengurus akta kelahiran,”jelas Haurissa, kepada wartawan, diruang kerjanya, kemarin.

Ketika sudah ketahuan, lanjut Haurissa, kedua Calo yang diduga sering melancarkan aksi di kantor Disdukcapil itu, langsung diusir dirinya didepan umum.

“Saya sudah sering dengar, namun baru kali ini langsung tangkap. Bayangkan saja, mereka bisa mendapatkan Rp 200 ribu dari masyarakat, ini kan besar sekali nilainya. Makanya langsung saya usir,”paparnya.

Haurissa meyakini, aksi Calo yang mencari keuntungan dibalik kepengurusan di Disdukcapil Kota Ambon, ada kaitannya dengan pegawai di dinas tersebut. “Saya curiga, jangan sampai Calo ini ada kerjasama dengan pegawai Disdukcapiluntuk muluskan aksi tersebut. Saya akan cari tahu nanti,”ungkap Haurissa.

Lebih lanjut, Haurissa mengatakan, dirinya menduga ada kerjasama yang dilakukan Calo dan Pegawai Disdukcapil. Untuk itu, kedepan, dirinya bakal melakukan kontrol penuh terhadap kinerja bawahannya.

“Atas insiden tertangkapnya dua calo, yang selalu beroperasi di Disdukcapil Kota Ambon, saya akan lakukan swiping terhadap kinerja bawahan saya. Sebab, tidak mungkin ada orang meninggal tiap hari, dan ada bayi lahir tiap hari,”jelasnya.

Jika kedapatan ada pegawai yang kerjasama dengan Calo, tegas Haurissa, dirinya tidak segan-segan melaporkan aksi nakal tersebut kepada Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

“Ini saya tegaskan kepada jajaran Disdukcapil Kota Ambon, baik PNS ataupun honorer. Jika ada yang coba-coba membantu Calo, saya langsung menghadap pak Walikota, untuk melaporkannya agar bisa diberikan tindakan tegas. Sebab ini menyangkut nama baik instansi,”tutupnya. (KTE)

Komentar

Loading...