Warga lainnya, Somat menyebutkan, soal adanya penutupan toko, itu tidak jadi masalah kompleks. Tapi relokasi, 99 persen pedagang tidak setuju dilakukan. Selain alasan jarak, juga karena yang disampaikan pemerintah terkait ini belum efisien.
Selain Somat, Rauf juga belum sepenuhnya sepakat jika pedagang direlokasi ke Passo. Warga Tantui Ambon itu menyatakan, selain Mardika sudah jadi pasar idaman masyarakat, pedagang juga memilih tempat yang layak dan tidak.
Wakapolresta Ambon, AKBP Andy, meminta dukungan masyarakat terutama pedagang untuk bekerja sama menjaga keamanan sambil menunggu kebijakan dari pemerintah kota Ambon untuk relokasi tersebut.
“Apa yang disampikan ke kami akan kami tampung untuk jadi bahan koreksi. Kami sangat membutuhkan kerjasama masyarakat seperti ini. Tentu, akan kami sampaikan ke Pemkot soal hasil ini,” pungkasnya. (KTY)



























