Dikatakannya, keterlambatan perbaikan jalan dikawasan itu terjadi akibat Pandemi Covid-19. Padahal, lanjut Richard, Pemkot Ambon, telah menganggarkan perbaikan jalan Gadihu untuk di Hotmix secara keseluruhan.
“Kalau tidak pandemi Covid-19, itu jalan sudah di aspal. Anggarannya sudah ada di 2020. Namun, karena corona, makanya semua anggaran kena refocusing termasuk anggaran jalan Gadihu, “ paparnya.
Terkait dengan demo masyarakat setempat beberapa waktu lalu, dia mengaku itu merupakan suatu kewajaran. “Jadi kalau ada masyarakat yang protes itu biasa lah. Kita pahami betul apa keinginan masyarakat Gadihu, “ katanya.
“Makanya, saya langsung bilang kepala dinas PUPR, camat, pejabat Batu Merah agar turun kesana, guna memberikan penjelasan. Dan untuk sementara, jalan yang sudah kita perbaiki, hanya pakai anggaran seadanya dulu, “ tutup Richard. (KTE)



























