KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan kota Ambon menjadi kota kecil yang rawan bencana. Apalagi, saat ini juga menjadi zona merah Covid-19.
“Sebanyak 1.194 pasien di Ambon, laboratoriumnya hanya dua. Ini dipakai warga seluruh Maluku. Itu di daerah, masalah yang kita hadapi,” katanya dalam seminar “Bulan PRB 2020-Ketangguhan Daerah” secara virtual di Jakarta, Senin (12/10).
Dalam PRB 2020 ini Walikota Ambon, memberikan paparannya bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang mengucapkan terima kasih kepada BNPB yang banyak memberikan pelatihan sebagai tukar banyak pengalaman dan informasi.
“Ini yang membuat semangat. Relasi kelembagaan sosial gampang banget. Sehingga terasa betul, relasi mempengaruhi. Kalau komunikasi dengan BNPB cepat dibantu, dengan SAR cepat dibantu,” pungkasnya.



























