Langka Ops Yustisi, kata Richard, dilakukan secara mobile agar pihaknya dapat mengetahui apakah masyarakat sudah benar-benar sadar dalam menerapkan protokol kesehatan, atau tidak?
“Seperti terlihat saat ini, kesadaran masyarakat dalam memakai masker sudah bagus. Nah, kita lihat kedepan, apakah kesadaran ini betul-betul murni, atau kah hanya ketika ada petugas saja, “ terangnya.
Lebih lanjut Walikota mengaku, pihaknya masih tetap komitmen yang sama, yakni memutus mata rantai penyebaran Corona, di Kota Ambon. Untuk itu, pemberian sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan tetap dilakukan.
“Kalau kita tidak tegas maka bisa-bisa kita kendor lagi. Sesuai target, kita sudah harus beranjak dari Zona orange menuju Zona Kuning, dalam 14 hari kedepan. Untuk itu, PSBB Transisi jilid enam, semakin kita perketat pengawasannya, “ tuturnya. (KTE)



























