Dandim 1504 Ajak Masyarakat Bangun Ambon

Dominggus Ch Soumokil

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Komandan Distrik Militer (Kodim) 1504/ Ambon, Letkol Inf. Dominggus Ch Soumokil mengajak masyarakat berlomba-lomba dan bekerja keras membangun daerah ini.

Dia katakan, Bertambahnya usia Kota Ambon ke-445, merupakan sebuah karunia luar biasa dan perlu disyukuri.
“Dengan Bertambahnya usia Kota Ambon ini, diharapkan adanya kemajuan. Sisi lain masyarakat harus lomba-lomba dan turut serta dalam mendorong pembangunan dari segala sektor. Ambon

ini terkenal di mana-mana, jadi penting untuk kita bangun secara bersama,” kata Soumokil di Makodim 1504/Ambon, Selasa (8/9).

Berbagai potensi dimiliki Maluku, khususnya Ambon dan masyarakat juga diajak untuk menerima segala masukan, kritikan dan mengembangkan diri untuk menjadi potensi besar bagi pembangunan negeri.

“Dua bulan lalu, saya kembali mengabdi di Ambon. Ini bukan satu kebetulan, setelah bertahun-tahun lamanya berada di luar daerah. Saya meyakini ada rencana Tuhan dibalik semua ini,” ujarnya.

Sebagai putra Maluku, Soumokil didorong berbuat yang terbaik bagi daerah. Khususnya kota Ambon, Soumokil akan berusaha keras dan bekerja sesuai kemampuan dalam bidang kemiliteran, membantu pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Sehingga itu, saya akan berupaya membantu pemerintah daerah mengembangkan potensi yang dimiliki Maluku. Karena 93 persen wilayah Maluku adalah laut,” ujar Soumokil.

Diakui kekayaan di laut Maluku sangat luar biasa. Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menaruh harapan besar agar Maluku ditetapkan sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

“Hal ini menjadi harapan besar rakyat Maluku, agar hasil-hasil laut bisa dikelola dengan baik. Di sisi lain dapat mensejahterakan rakyat serta bisa menambah devisa bagi daerah dan negara,” harapnya.

Soumokil katakan, di sektor kelautan dan pertanian, mantan Pangdam XVI Pattimura, Letjen TNI Doni Monardo telah mencetuskan program Emas Biru bagi hasil laut dan Emas Hijau untuk hasil pertanian. “Ini merupakan program yang sangat baik untuk mendukung Maluku sebagai LIN,” puji perwira dua melati di pundaknya itu.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman juga sudah menginstruksikan jajarannya untuk mengecek kerambah-kerambah yang pernah dibuat Doni Monardo, karena tidak dikelola dengan baik.

Soumokil berharap, masyarakat yang telah mendapat bantuan dan pengetahuan terkait pengelolaan kerambah bisa memanfaatkannya dengan baik. (KT)