Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Gaya Memimpin Gubernur “Jenderal” Maluku Dikritik

badge-check


					Murad Ismail Perbesar

Murad Ismail

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gaya memimpinnya disebut over power full karena banyak kapasitas  yang include.

Gubernur Maluku Murad Ismail dikritik. Murad disebut memimpin dengan gaya yang anti kritik  dan bakal melahirkan pemimpin yang otoriter. Demikian Mahmud Rengirfuarin, Ketua Presidium Penyelamat Maluku (PPM), dalam rilisnya yang diterima Redaksi Kabar Timur, Minggu, kemarin. 

Mantan Ketua Badko HMI Maluku-Maluku Utara (Malut), ini dalam rilisnya menyatakan, tipelogi kepemimpinan Gubernur “Jenderal” Murad Ismail “over power full” lantaran banyak kapasitas yang include dalam dirinya.  

“Pak Murad, sebagai orang Ambon, lahir dan besar di Waihaong. Mantan Wakapolda dan Kapolda Maluku,  mantan Kakor Brimob, Gubernur Maluku dan Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Parpol yang saat ini berkuasa. Ini yang disebut kapasitas yang include dalam diri Pak Murad,” tulisnya dalam rilis tersebut. 

Dari rangkaian kapasitas  tersebut, lanjut dia, telah melahirkan apa yang disebut pemimpin yang over power full. “Jadi tipe kepemimpinan seperti inilah yang akan melahirkan pemimpin yang otoriter. Dengan kempemimpinan seperti ini akan biasa membunuh demokrasi dan proses demokratisasi,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku