Kapolres Maluku Tenggara AKBP. Alfaris Pattiwael, yang dihubungi Kabar Timur malam tadi, membenarkan informasi tersebut.
“Benar. Korban meninggal empat orang. Para pelaku juga keluarga mereka sendiri. Ini karena persoalan tanah warisan. Kami sementara mengamankan enam orang pelaku,” tandasnya.
(KTC)



























