KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Menanggapi adanya desakan dari elemen masyarakat agar Pemda Maluku menggandeng Universitas Pattimura melalui Fakultas MIPanya untuk memproduksi handsanitizer, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang angkat bicara.
Dikatakan Selang, terkait hal itu, Rektor Universitas Pattimura telah menemui dirinya. “Tadi Pak rektor kesini sekalian, Pak Rektor dengan Fakultas MIPAnya dan Kedokteran siap membantu masyarakat semua salah satunya itu mereka di MIPA sudah membuat handsanitizer. Sekarang kita lagi cari bahan baku dan seterusnya, kita saling bantu,”jawabnya saat dikonfirmasi di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Jumat (20/3).
Bukan hanya Unpatti saja, kata Kasrul Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) dan BPOM juga sudah siap membantu masyarakat. “Jadi salah satu upaya pencegahan ya itu membuat handsanitizer sendiri di Ambon,”sambungnya.
Untuk kelangkaan masker sendiri, kata Kasrul itu bukan persoalan yang dialami Maluku saja, tapi Indonesia secara umum. Tetapi upaya-upaya untuk mendorong agar distributor bisa membantu penyediaan masker kata dia tetap dilakukan. “Jadi upaya-upaya itu ada. Jadi kita menghimbau kepada masyarakat gunakan masker dengan bijaklah,”tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, wabah penularan virus corona (Covid-19) yang menjadi bencana non alam secara internasional membuat semua Negara begitu serius dan was-was, tak terkecuali Indonesia yang juga merasakan dampaknya dengan jumlah kasus pasien tertular covid-19 semakin meningkat, sehingga membuat kewalahan para tenaga kesahatan bahkan menghantam kondisi ekonomi sehingga membuat rupiah meroket tajam.
Dampak tersebut juga dirasakan di kawasan timur Indonesia terkhsunya Kota Ambon, Maluku, walau belum ada pasien yang terdampak corona dan masih sambil menunggu hasil Lab 2 WNA Jepang dan 1 Warga Bekasi dari Lab Jakarta, tetapi sudah membuat kewaspadaan warga yang begitu mencekam dengan kekuatiran beragam, hal ini pun berdampak pada kehabisan stok Masker, Antiseptic, Alkohol serta Hand Sanitizer diseluruh Indomaret, Alfamidi dan Apotek di Kota Ambon, bahkan kalu ada pun sudah dijual dengan harga tinggi.



























