Setelah nama Pacciffic disebutkan, pihak hotel kembali mereviuw dan ternyata tidak ada warga Bekasi yang menginap saat itu. Yang ada, hanya pada 23 Februari. “Itu pun dia menginap satu hari saja. Dan sampai saat ini tidak ada,” jelasnya.
Olehnya itu, dia berharap kepada para pejabat sekelas Wagub dapat memberikan statemen di media dengan memilih narasi yang baik atau tidak merugikan orang lain.
“Biar impilkasinya bagus. Kemarin kita sama sama tahu, kalau pak Gubernur saja menyebutkan kalau di Maluku itu tidak ada Corona. Beberapa hari kemudian muncul berita seperti ini. Hal ini yang kita sesalkan,” tandasnya.
(KTC)



























