Untuk Rumah Sakit di Ambon sendiri kata dia, hampir semuanya sudah bisa dipakai untuk isolasi. Hanya saja, yang jadi rujukan utama itu tetap RSUD dr. Haulussy Ambon. “Kita punya semua RS sudah bisa, jadi kalau ODP lalu PDP bisa di RS-RS itu. Kalau ada gejala yang sesuai standar maka diambil spesimen dan seterusnya. Kita memperbanyak RS ini, mudah-mudahan tidak pasien seperti itu ya. Kalau ada pun kita punya jalurnya sudah jelas,”imbuhnya.
Untuk keseiapan personil kesehatan, kata Kasrul, tersedia dalam jumlah yang cukup. “Kita punya personil cukup banyak, dari Balai Kesehatan Lingkungan juga sudah siap melatih karena kita punya tenaga keseharan juga kita maklumi karena mereka manusia bias, kerja lebih dari 6 jam, paling kita tugaskan sampai 8 jam , lalu kita ganti dengan petugas lain. Jangan sampai mereka dalam tanda kutip lebih rawan karena mereka langsung dengan pasien. Jadi kita harus memperhatikan mereka agar jangan sampai mereka tertular,”tandasnya. (KTR)



























