“Teman korban mengetuk pintu kamar tapi tidak direspon dari dalam. Kemudian kakak korban mengintip dari fentilasi kamar,” katanya.
Saat melihat dari fentilasi kamar, Tiara, kakak korban tersebut sontak berteriak. Dia kemudian menyampaikan secara histeris jika korban gantung diri.
“Selanjutnya saksi 2 (Ray) bersama rekan-rekan korban melepaskan ikatan kabel TV pada leher korban,” terangnya.
Setelah di lepas, korban dilarikan ke klinik AURI. Namun karena diduga tidak bisa ditangani, kemudian dilarikan ke Bhayangkara.
“Setelah sampai di rumah sakit, korban coba diberikan pertolongan oleh dokter namun nyawanya tidak dapat tertolong,” tandasnya.
Kapolsek Teluk Ambon Ipda Hariazie yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut.
“Kita sudah periksa saksi-saksi-nya namun tidak ada yang tau penyebab bunuh dirinya karena apa,” tandasnya. (CR1)



























