Sekilas Info

Kaidel Sebut Infrastruktur di Aru “Sakit”

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON- Bakal calon Bupati Kepulauan Aru, Thimotius Kaidel menyebut, pembangunan infrastruktur di daerah itu belum menjawab kebutuhan masyarakat karena tidak melalui perencanaan yang baik.

"Infrastruktur di Aru, saat ini sakit karena perencanaan tidak baik,"kata Kaidel ketika dihuhungi Kabar Timur, via telepon selulernya, kemarin. Menurutnya, akibat perencanaan pembangunan infrastruktur yang tidak baik, berimplikasi negatif bagi masyarakat di bumi Jargaria.

"Infrastruktur yang dibangun tidak menjawab pembangunan daerah. Asal bangun saja. Akibatnya, pembangunan infrastruktur yang dibangun tidak berdampak bagi masyarakat. Masyarajat tidaj menikmati secara baik. Ini mubazir namanya,"paparnya.

Dia mencontohkan, pembangunan jalan nasional yang didanai APBN. Kata dia, selama ini jalan dikerjakan hanya puluhan kilo meter. Padahal, menurut pengusaha ini, alokasi anggaran yang begitu besar dari pemerintah pusat, mestinya akses jalan yang dibangun ratusan meter. "Ini soal koordinasi. Koordinasi memang lemah. Pembangunan jalan nasional terpendek ada di Aru,''terangnya.

Padahal, ingat dia, masyarakat Aru, saat ini butuh akses jalan untuk membuka keterisolasian, butuh ratusan kilo meter."Kalau jalan dibangun menghubungkan sejumlah daerah di Aru, masyatakat dapat beraktivitas dengan baik. Tentu ekonomi masyarakat meningkat,"paparnya.

Atas dasar itu, Kaidel yang juga pengusaha jasa konstruksi ini mengaku, dirinya berani mencalonkan diri merebut kursi Bupati Aru dari Johan Gonga, medio September 2020 mendatang."Saya sudah siap bersaing merebut kursi Bupati Aru. Saya optimis menang,"tandasnya.

Soal berapa partai politik yang dipastika merekomendasikan dirinya dengan bakal calon Wakil Bupati yang berpasangan denganya, dia mengaku."Ada sejumlah parpol, seperti PKB, NasDem, Gerindra, dan Golkar, hampir pasti mengusung saya,"terangnya.

Tak hanya disitu, soal posisinya sebagai pengusaha, apa yang dilakukan ketika terpilih menata birokrasi didaerah itu, dikatakan pengalaman sebagai pengusaha akan diterapkan."Tentu manajemen usaha yang dipadukan dengan relasi yang ada sebagai kekuatan bangun birokrasi yang profesional di Aru,"pungkasnya.(KTM)

Penulis:

Baca Juga