Sekilas Info

Korban Jiwa Akibat Gempa di Maluku Bertambah Jadi 34 Orang

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Korban jiwa akibat gempa di Maluku bertambah.

Sesuai data yang diperoleh Kabar Timur dari BPBD Kabupaten/Kota yang terkena dampak gempa bumi 26 September pekan lalu, jumlah korban jiwa di Maluku yang terdata hingga Senin (30/9) mencapai 34 orang.

Rinciannya di Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 14 orang tewas dan 108 orang terluka, Kota Ambon 13 orang dan 32 korban luka. Jumlah korban jiwa di Kota Ambon bertambah setelah BPBD Kota Ambon yang dikonfirmasi Kabar Timur Senin (30/9) membenarkan dua orang warga Kota Ambon meninggal dunia di lokasi pengungsian pada Minggu malam.

Kedua korban ini adalah Emus Elwar dan Ariance Resbal yang menghembuskan nafas terkahir di lokasi pengungsian Waimahu Terminal Transit Passo Ambon dan gunung Lapangan Tembak SPN Passo Minggu malam.

Sementara di Kabupaten Seram Bagian Barat tercatat 7 orang meninggal dan 30 korban luka.

Berikut nama-nama korban jiwa, Kota Ambon Narti Rota, M.Zulkarnaen Holle (balita), Messy Letlehora, Yakoba Paulina Sahuat, Hj Keba, Matheos Frans, Joe Gabriel Nanlohy (balita), Firman, Azana Maimunah (balita), Hj Jahia, Emus Elwar dan Ariance Resbal.

Di Kabupaten Maluku Tengah; Hamid Waitawa, Aisa Maruapey, La Nai, Tine Tuasela, Minggus Souhoka, Sami Kadidu, Halima Samuel, Wa Ona, Hasam Laisow, Hamid Laisow, La Ode Ana Gani, Mansur Marasabessy, Nabir Bugis dan Salbia Olong.

Kabupaten Seram Bagian Barat: Hj. Samsia, Johan Velana, Neles Kainama, Petronela Sahetapy, Karel Muster, Sukamso dan Tuniasu. Sementara korban luka sebanyak 30 orang.

Terpisah, Kepala BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy yang dikonfirmasi Kabar Timur Senin mengatakan sesuai data BPBD Provinsi Maluku, data korban jiwa akibat gempa di Maluku tercatat sebanyak 31 0rang.

Salampessy membantah jika dua warga yang meninggal di lokasi pengungsian di kawasan Passo pada minggu malam merupakan korban gempa bumi.

Dijelaskannya, dua pengungsi yang meninggal dunia di lokasi pengungsian merupakan warga yang sakit dan mengungsi ke lokasi pengungsian. (RUZ)

Penulis: kabartimur
Editor: kabartimur

Baca Juga