KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Proyek Pengadaan lampu jalan tenaga surya di Kabupaten Buru “mulus” dan berpotensi korupsi terjadi lantaran ada perintah lisan yang mewajibkan setiap Kepala Desa (Kades). Benarkah?
Dana Desa (DD), tahun 2018-2019, di Kabupaten Buru, sebesar Rp 28 juta setiap desa diwajibkan atau diharuskan untuk pengadaan satu paket proyek lampu jalan bertenaga surya. Perintah wajib bagi tiap Kades, berupa perintah lisan penguasa setempat.
“Itu perintah lisan setiap Kades yang kami terima. Katanya dana itu untuk pengadaan lampu jalan bertega surya. Pemkab Buru telah bekerjasama dengan salah satu distributor lampu jalan. Jadi wajib bagi kita untuk keluarkan dana sebesar Rp 28 juta,” kata salah seorang Kades yang berhasil dihubungi Kabar Timur, Minggu, kemarin.
Nama perusahaan, lanjut dia, PT Papua Citra Buana. “Bos perusahaan itu biasa dipanggil Pak Adi dan kantor pusatnya Manado,” ungkap Kades itu. Adi atau bos perusahaan itu, sempat lama berada di Kota Namlea, Ibukota Kabupaten Buru, untuk kepentingan proyek pengadaan lampu jalan. “Katanya Pak Adi distributor tunggal lampu jalan,” Kades itu bertutur.
Baginya, (selaku Kades), tidak tahu menahu soal harga tiap paket dari lampu jalan yang diwajibkan bagi mereka. “Kami tidak tahu soal berapa harga dari lampu jalan itu. Kami hanya diwajibkan atas perintah dana sebesar Rp 28 juta. Sesuai perintah dari Kantor Bupati yang mengurusi hal-hal menyangkut dana desa, kami patuh perintah itu. Semua Kades patuh bukan saya saja,” bebernya.
Informasi lain yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, Adi bos PT Papua Citra Buana yang menjadi penyuplai pengadaan lampu jalan tenaga surya ini cukup menguaras tenaga dan finansial dalam melobi atau meyakinkan Pemkab Buru.
Bersama beberapa “markus” (makelar proyek), Adi sempat mencairkan Rp 400 juta cash diberikan kepada salah satu “markus.” Dana “jumbo” itu diberikan sebagai pelicin.
“Betul ada dana pelicin Adi Rp 400 juta. Tapi, kemana dana itu mengalir harus mendapat perhatian penegak hukum. Yang pasti dari dana Rp 400 juta, lantas progres proyek pengadaan lampu jalan mengunakan DD berjalan mulus,” ungkap sumber Kabar Timur.



























