KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Tak hanya dugaan korupsi lahan Tiakur yang dibidik. Ada sejumlah kasus dugaan korupsi di Maluku masuk bidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Ketua tim KPK, AKBP Hendrik Cristian, ketika dihubungi wartawan, kemarin. ‘’Banyak kasus. Bukan lahan Tiakur saja,” ungkap Hendrik.
Meski Hendrik tidak menjelaskan rinci kasus apa saja yang dibidik komisi anti rasuah itu. Namun, informasi yang diterima, selain KPK bidik lahan Takur dan lanjutan kasus suap jalan lintas Seram, ada sejumlah kasus lainnya. ‘’Dugaan korupsi di Buru dan daerah lain juga dibidik KPK. Jadi bukan saja lahan Tiakur dan lanjutan kasus suap jalan lintas Seram. Banyak yang dibidik,’’kata sumber Kabar Timur, kemarin.
Hanya saja, dia tidak menjelaskan secara rinci, jenis kasus apa yang tengah dibidik KPK.’’Nanti, saya informasikan lagi,’’ingatnya.
TIGA SAKSI LAHAN TIAKUR DIPERIKSA
Sementara itu, terkait kasus lahan Tiakur, Jumat kemairn, KPK memeriksa tiga saksi. Mereka adalah, mantan Kadis PU, Rein Siwitiory, kontraktor, Teli Nio, dan salah satu pengusaha bernama Nini Marlina.’’Mereka diperiksa tadi siang (kemarin),’’terangnya.
Pantauan Kabar Timur, kemarin di mako Brimob Polda Maluku, pukul 13.10 WIT, Nini Marlina sementara menunggu diperiksa KPK.’’Ada ibu didalam. Sementara menunggu diperiksa,’’kata sumber Kabar Timur di Mako Brimob.
Soal siapa saja yang diperiksa dia enggan berkomentar. Dia mengaku, pihaknya tidak tahu pasti jadwal pemeriksaan saksi di Mako Brimob.’’KPK datang juga tiba-tiba. Jadi tidak terjadwal. Kami tidak tahu siapa saja yang diperiksa,’’jelasnya.
Rein Siwitiory, ketika dihubungi Kabar Timur, terkait KPK memeriksa dirinya, nomor handphone miliknya, tidak aktif atau diluar jangkauan.



























