Sekilas Info

Wonderful Sail To Indonesia di Ohoi Debut

Istimewah

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR - BUPATI Maluku Tenggara, Muhammad Taher Hanubun membuka Wonderful Sail to Indonesia (WSI) 2019 di Pelabuhan Ohoi (desa) Debut.

Pembukaan WSI di Malra dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman, Kepala Dinas Pariwisata Maluku Habiba Saimima, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Area IV Kamal Rimosan, Kepala Kantor Bea dan Cukai Malra M. Anshar, Danlanud Dumatubun Langgur, Kasdim 1503 Malra, yang mewakili Kapolres dan yang mewakili Danlanal Tual serta Pimpinan OPD, para yachter serta masyarakat.

WSI In Debut tahun ini dipercayakan oleh Kementerian Pariwisata diselenggarakan di Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (24/7) lalu. Ini merupakan kegiatan ke-3 di kabupaten berjuluk Larvul Ngabal ini.

Yachter  yang berkunjung ke Indonesia khususnya di Debut berjumlah 105 orang berasal dari 12 negara dengan 54 kapal.

Negara asal yachter antara lain USA, Perancis, Spanyol, Jerman, Belanda, Swedia, Selandia Baru, Kanada, Inggris, Australia dan Norwegia.

Acara diawali dengan penjemputan para peserta WSI menggunakan speedboat dengan masing-masing atribut asal negaranya.

Mereka disambut dengan acara Rinin dan Toar Taroman dan Tari Kipas oleh masyarakat Ohoi Debut, serta beberapa suguhan tarian di antaranya tari Burung Talang, Tari Panah dan Tarian Meti Kei.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, Malra memiliki 68 pulau terdiri dari Pulai Kei Besar dan Kei Kecil yang siap untuk menerima wisatawan mancanegara.

“Kami semua berusaha buat yang terbaik untuk para wisatawan, terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah mempercayakan Kei sebagai lokasi kegiatan Wonderful Sail 2019,” ujarnya. 

Ia juga menjelaskan, Malra memiliki beberapa objek wisata di antaranya wisata alam seperti pantai, air terjun, wisata religi (agama Katolik) seperti lokasi Taman Ziarah 100 Tahun tempat gugurnya Mgr. Johanis Aerts dan rekan-rekan yang ditembak pada masa penjajahan Jepang, serta wisata kuliner.

Bupati berharap para wisatawan dari luar negeri tersebut bisa betah dan tinggal lebih lama beberapa hari ke depan. Para wisman itu juga diharapkan datang ke Kei bukan hanya saat WSI digelar. “Kami tidak punya apa-apa, tapi hanya ada kasih dan pelayanan yang dapat diberikan,” katanya.

Salah seorang yachter, Stewart, sangat bangga karena disambut dengan meriah dan diberikan perhatian dan pelayanan yang baik.

Acara pembukaan diakhiri dengan penyematan topi kepada salah seorang yachter sebagai kenang-kenangan, dan foto bersama dan dilanjutkan dengan wisata kuliner. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga