Pemkot Tidak Serius Atasi HIV/AIDS

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - DPRD Kota Ambon, menilai Pemerintah Kota (Pemkot), Ambon, tidak serius menangani persoalan virus HIV/AIDS, yang beberapa waktu ini terus menghantui masyarakat Kota.

Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Margaretha Siahay, yang diwawancarai sejumlah wartawan Selasa (16/7), kemarin mengatakan, kurang seriusnya Pemkot dalam berantas HIV/AIDS, dibuktikan dari belum ditutupnya Lokalisasi Tanjung Batu Merah.

“Kalau Pemkot serius, pasti tempat-tempat yang bisa membuat virus HIV/AIDS berkembang, seperti Lokalisasi Tanjung Batu Merah, di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon sudah ditutup, tapi kenyataanya tidak, “ Paparnya.

Untuk itu, lanjut dia, dalam penanganan virus mematikan tersebut, pihaknya meminta Pemkot Ambon, tidak tinggal diam dan harus secepatnya melakukan penanganan dan pencegahan dalam waktu dekat.

“Penanganannya itu, selain mendata para korban yang sudah terinfeksi HIV, Pemkot juga harus menutup semua ruang lingkup yang dinilai mampu membuat virus ini berkembang. Sebab, kalau terus dibiarkan lama-lama peningkatan kasusnya bisa semakin parah dari HIV menjadi AIDS, “ jelasnya.

Disinggung pernyataan Walikota Ambon, tentang penutupan Lokalisasi yang belum terealisasikan hingga saat ini, Siahay mengatakan, entah apa yang mendasari sehingga persoalan penutupan tempat Pegawai Seks Komersial (PSK) belum dilakukan.

“Mungkin mereka masih melakukan pengkajian, atau penelusuran lebih jauh sebelum menutupnya. Tapi, kalau menurut saya, lokalisasi berpotensi merugikan warga Kota Ambon, salah satu contohnya yaitu bisa mendatangkan virus HIV/AIDS dan ini sudah terjadi, “ Jelasnya.

Apalagi, tambah dia, dengan data terakhir yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Ambon, sejauh ini sudah ada 40 warga Kota Ambon, yang terindikasi HIV, serta lebih banyak didominasi ibu hamil maka, Pemkot diminta harus bersikap cepat dan tegas dalam penanganannya.

“Mau tunggu apa lagi, sudah ada korban berjatuhan. Kalau bisa jangan hanya tutup Lokalisasi Tanjung Batu Merah, tapi semua tempat hiburan seperti Diskotik dan tempat karaoke dewasa yang ada di Kota Ambon, diperiksa keamanannya agar mampu mencegah penyebaran HIV/AIDS, “ katanya.

Untuk itu, tambah Siahay, dalam waktu dekat akan segera melakukan rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon, membahas persoalan HIV/AIDS. “Kami akan lakukan rapat internal komisi, mengatur jadwal pertemuan dengan Dinkes Ambon, secepatnya,” tutupnya. (Mg5)

Penulis:

Baca Juga