KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Bos PT. Esserindo Multi Bangun, pemilik alat berat yang rencananya diperiksa Selasa kemarin (25/6), terkait kasus kecelakaan maut, mangkir dari panggilan polisi.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, IPTU Fiat Ari Suhada mengaku, pihaknya akan kembali melayangkan surat panggilan kedua. “Tidak datang hari ini sesuai surat panggilan dan kita layangkan surat ke 2,” kata Fiat kepada Kabar Timur, Selasa (25/6).
Fiat mengaku belum mengetahui penyebab ketidakhadiran pemilik alat berat yang menyebabkan dua pengendara motor Vixion, meninggal dunia secara mengenaskan di pertigaan Pasar Transit Passo, Kota Ambon, Rabu, 19 Juni 2019. “Tidak datang mungkin (surat) tidak sampai. Kamis (27/6) akan kita harapkan datang kembali,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan terhadap pimpinan perusahaan itu akan dilakukan penyidik unit Kecelakaan, Satlantas Polres Ambon setelah surat pemanggilan pertama telah dilayangkan pada Jumat, 21 Juni lalu.
“Hari ini (Jumat) surat pemanggilan di kirim kepada pimpinan PT Esserindo Multi Bangun untuk diperiksa hari Selasa (besok),” kata Fiat kepada Kabar Timur yang dihubungi via telepon genggamnya.



























