Kasus Pemotongan DD Wakil Bupati “Bermain”

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Kasus dugaan pemotongan dana desa (DD), di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang belakangan ini mulai ramai tensinya “dimainkan” Wakil Bupati Timotius Akerina.

“Jadi ini tidak murni kasus hukum, tapi politik. Sutradaranya Pak Wakil Bupati. Sudah bukan rahasia kalau Pak Wakil Bupati punya andil dan ikut bermain,” ungkap Usman Karepesina, Wakil Ketua Badan Penelitian Aset Negara Aliansi Indonesia Provinsi Maluku yang mendatangi Redaksi Kabar Timur, tadi malam.

Menurutnya, keterlibatan bermainnya wakil bupati Akerina terbukti dalam beberapa aksi demo di Kota Ambon yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) RI, Korda Kota Ambon dan Garda NKRI Maluku, belum lama ini, di depan Kantor Kejati Maluku.

“Sejumlah orang yang terlibat aksi mengakui kalau dana aksi mereka berasal dari Wakil Bupati,” ungkap Usman. Dari fakta itu, dia menuding, Wakil Bupati Akerina, sebagai otak dibalik aksi demo tersebut. “Otaknya pasti orang yang mendanai, yakni Pak Wakil Bupati,” bebernya.

Dikatakan, tudingan ini, bukan tanpa alasan. Pasalnya, tudingan ini juga disertai dengan pengakuan mereka yang menggelar aksi. “Mereka itu mengaku kalau dana demo berasal dari Pak Wakil Bupati, agar giring opini publik seolah-olah kasus itu dilakukan pak Bupati Hasyim Payapo,” sebutnya.

Fakta-fakta ini, lanjut dia, membuktikan benang merah kasus ini tidak lagi murni masalah hukum, tapi politik. Olehnya itu, tambah dia, semua pihak diminta untuk tidak terprovokasi terhadap isu-isu yang sengaja dimainkan kelompok-kelompok yang punya kepentingan.

“Kita imbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan intrik-intrik politik yang sengaja menggiring opini negatif. Percayakan semua penanganan kepada aparat kepolisian sebagai aparat penegak hukum,” tandasnya. (KTA)

Penulis:

Baca Juga