Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Usut Rektor & Kontraktor IAIN Ambon

badge-check


					Usut Rektor & Kontraktor IAIN Ambon Perbesar

Tapi sayangnya, mata-mata air itu rusak, akibat pembangunan auditorium dimaksud. “Di situ khan ada empat mata air, tidak mesti bangun di situ. “Akibat mata airnya dirusaki, akhirnya alam marah, khan begitu,” ujar Kaliky kesal.

Pantauan Kabar Timur kemarin, selain police line dipasang, pihak Pemkot Ambon memasang tanda peringatan bahwa longsor dapat terjadi kapan saja di areal tersebut. Belum berhasil dikonfirmasikan ke dinas terkait di Pemkot Ambon terkait IMB yang disebut-sebut tidak dikantongi ini.

Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN Ambon seperti janji mereka masih menggelar demo menuntut penjelasan Rektor Hasbullah Toisutta. Abdul Gani Rabrusun, salah satu orator demo menuding, adanya korupsi di balik pembangunan gedung auditorium IAIN Ambon.

Objek yang disoroti pihaknya adalah, soal talud penahan di samping gedung tersebut yang dinilai asal-asalan dalam pekerjaannya. Selain itu, talud ternyata baru dibangun setelah gedung selesai, namun tak lama kemudian terjadi longsoran dari atas bukit di samping auditorium.

Menyikapi hal itu, pihak rektorat mengambil langkah membangun talud tersebut. “Talud itu baru dibangun, setelah longsor pasca gedung dibangun. Mestinya khan talud dibangun satu paket dengan auditorium. Indikasi korupsinya di situ, kontraktor dan rektor kita minta diusut,” imbuhnya. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku