Sekilas Info

Dua Pelaku Bentrok Kudamati Diringkus

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Polisi meringku VL dan RF, dua warga Lorong Sinar Kudamati, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Dua pemuda ini diduga pemicu bentrokan antar warga di depan RSUD Kudamati, Minggu (12/5) malam.

Kedua pemuda itu ditangkap, Senin (13/5), setelah SHW (48), korban penganiayaan mengadukan ke polisi nomor LP/95/V/2019/Maluku/Res Ambon/Sek Nusaniwe, tanggal 12 Mei 2019.

Atas laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi salah satu identitas pelaku berinisial VL dari kurang lebih 20 orang lainnya yang memulai bentrokan. VL diciduk bersama RF di lingkungan tempat tinggal mereka. Polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi.

“Pelaku ditangkap tim unit Buser Satuan Reskrim Polres Ambon. Mereka sudah ditetapkan tersangka setelah penyidik memeriksa tiga orang saksi,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Kabar Timur, tadi malam.

Tersangka dijerat Pasal 170 ayat 1 dan Pasal 351 ayat 1 KUHPidana tentang penganiayaan bersama terhadap barang atau orang. Keduanya terancam hukuman 7 tahun penjara. Keduanya telah dijebloskan di rumah tahanan Polres Ambon. “Pelaku lainnya masih dalam penyelidikan,” ujar dia.

Bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Dr Kayode RT 002 RW 001 Kelurahan Benteng ini berawal dari aksi penganiayaan terhadap korban dan perusakan sejumlah tempat penjualan makanan.

Kasus kekerasan tersebut berawal ketika korban duduk bersama sejumlah saksi di pangkalan ojek, sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Tiba-tiba datang pelaku bersama rekan-rekannya.

Menghampiri korban, para pelaku melakukan pengeroyokan. Korban digebuk dan ditendang dari belakang. “Perut korban juga dipukul. Tangan korban dilempari batu. Korban luka memar dan lecet pada bagian perut sebelah kiri, luka bengkak pada tangan kiri,” jelasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga