Terbengkalainya fasilitas penghubung ini, lanjut dia, merupakan tantangan bagi visi-misi Gubernur Maluku Murad Ismail dalam mengentaskan kemiskinan di Maluku. Tentunya, salah satu pengentasan tersebut dengan dihubungkan akses transportasi antar daerah dan pulau, termasuk daerah kepulauan Kabupaten SBT.
“Hanya saja, jangankan antar pulau, akses darat saja belum beres-beres. Tapi semoga pak Murad bisa lakukan itu sesuai visi-misinya,” katanya.
Menurut dia, belum teraksesnya jalur perhubungan, justeru berdampak pada rendahnya tingkat ekonomi di kalangan masyarakat perkampungan. Jual beli di kalangan ini, masih didominasi sistem kekeluargaan.
Akibatnya berpengaruh pada harga barang. Olehnya itu, hasil alam masyarakat perkampungan harus dijual keluar ke daerah lain. Penjualan inipun harus menggunakan akses transportasi.
Politis asal PKS itu berharap, Gubernur Maluku Murad Ismail bisa mengambil langkah tegas dalam menindak semua OPD agar bekerja maksimal. OPD harus memiliki program agar tingkat kemiskinan bisa diminimalisir.
“Karena OPD kan tahu variabelnya seperti apa dan sinkronisasi antar OPD harus dilakukan. Jika tidak, maka Maluku tidak akan bisa keluar dari momok kemiskinan,”pungkas Eliis (Mg3)



























