Sekilas Info

JCH Maluku Bertambah Jadi 1.271 Orang

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Jamaah Calon Haji (JCH) Maluku tahun 2019 bertambah menjadi 1.271 dari sebelumnya, 1.090 orang.

“Penambahan ini pertimbangannya dilihat dari jumlah lanjut usia yang tidak terlalu banyak berada pada rombongan JCH. Kemudian juga waiting list (daftar tunggu) Maluku yang hanya 11 tahun,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad kepada Kabar Timur di Ambon, kemarin.

Penambahan kuota JCH Maluku dari tahun ke tahun akan membawa dampak positif. Sebab, dengan penambahan kuota, bisa menurunkan daftar antri JHH. “Dulu itu, kita harus menunggu hingga 32 tahun lamanya. Tapi sekarang, dengan penambahan kuota, sudah bisa turunkan daftar antri dari 32 tahun ke 7 hingga delapan tahun saja,” ungkapnya.

Kemenag Maluku akan terus memperjuangkan agar daftar antri JCH Maluku untuk tahun-tahun mendatang tidak terlalu lama.

Fesal melanjutkan, asrama haji untuk menampung JCH Maluku di kawasan Waiheru, Ambon yang telah rampug dibangun dan tahun ini sudah bisa dioperasikan. Daya tampung asrama haji 560 orang, dilengkapi fasilitas lift, restoran dan aula.

Pembebasan lahan untuk perluasan lokasi asrama haji, Kemenag Maluku masih akan berkoordinasi dengan Gubernur Maluku Murad Ismail. Sebab, tahun 2020, Maluku sudah masuk dalam kategori embarkasi haji antara.

“Sekarang ini, Pempus tinggal menunggu pembebasan lahan. Jika Pemprov sudah komitmen untuk membelinya dan memberikan ke Kemenag, kita akan membangun sarana dan prasarana pendukung lainnya,” jelasnya.

Dia berharap, pembebasan lahan bisa diselesaikan secepatnya, karena jika embarkasi haji antara beroperasi, JCH asal Provinsi Maluku Utara, Papua dan Papua Barat akan diintigrasikan ke Maluku. “Karena dari sisi jarak, waktu, biaya dan lainnya lebih efektif dan efisien ketimbang harus ke embarkasi haji Makassar,” ujar dia. (MG3)

Penulis:

Baca Juga