Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Heboh, Lampu Antik Dikira Granat

badge-check


Heboh, Lampu Antik Dikira Granat Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Warga yang bermukim di areal perumahan Pemda II, RT 02 RW 01, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, , dihebohkan penemuan benda yang mirip bahan peledak Granat. Usut punya usut, ternyata benda yang awalnya disangka mematikan itu hanyalah lampu antik.

Kepastian benda yang awalnya diduga bahan peledak berdaya ledak tinggi ini diketahui setelah tim Gegana Brimob Polda Maluku dikerahkan melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Bukan Granat seperti yang dilaporkan. Tapi barang bukti itu berupa bandul lampu gantung antik,” ungkap Kasat Brimob Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Guntur, Jumat (26/4).

Lampu berwarna hitam itu pertama kali ditemukan Edy Ariyanto. Kala itu, Edy sedang membongkar bangunan bekas bak air.

Setelah dibongkar, benda tersebut terlihat berada di dasar bak. Pria paruhbaya ini sempat terkejut, karena benda itu menyerupai granat. Secara perlahan-lahan, Edy mengangkatnya dan meletakan di samping rumah Suprayitno (34).

“Saat meletakan, saksi memberitahukan pemilik rumah. Pemilik rumah melaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat,” jelasnya. Mendapat laporan, Bhabinkamtibmas Pemda II ini melaporkan aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

“Kemudian dari penemuan itu Gegana diturunkan ke TKP,” urai perwira menengah tersebut.

Di TKP, lanjut pemilik tiga melati ini, tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Satuan Gegana Brimob menutup areal. Sebab, informasi awal yang diterima penemuan granat. “Ketika diuraikan, ternyata bukan granat, tapi lampu gantung antik,” pungkasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

TNI Bersihkan Jalur Groundbreaking Megaproyek Blok Masela

25 Juni 2026 - 01:17 WIT

Jaksa Kandaskan Ambisi Bebas Mantan Bupati KKT

25 Juni 2026 - 01:12 WIT

Gandeng Unpatti, Gakkum ESDM Dorong Kajian Ilmiah Demi “Selamatkan” Gunung Botak

24 Juni 2026 - 14:05 WIT

Trending di Maluku