Kuota IPDN Untuk Maluku 40 Orang

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Kementerian Dalam Negeri akhirnya menetapkan kuota Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk Maluku tahun 2019 sebanyak 40 orang.

“Dari total 1.700 kuota se-Indonesia, kuota untuk Maluku 40 orang,” sebut Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Israh Budi kepada Kabar Timur, Selasa (9/4).

Berdasarkan surat pengumuman nomor:810/607/IPDN tentang Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri Tahun 2019 yang dikeluarkan Kemendagri yang ditandatangani Rektor IPDN/Penanggungjawab SPCP tahun 2019, Hyronimus Rowa, pendaftaran peserta calon Praja IPDN 2019 secara online/daring terintegrasi melalui website https://sseasn.bkn.qo.id dan pendaftaran secara online/daring terintegrasi melalui website https://sseasn.bkn.qo.id, Pendaftaran 9-30 April 2019 dan mengunggah atau mengupload dokumen persyaratan administrasi calon peserta SPCP IPDN melalui website https.l/sseasn.bkn.qo.id.

Tahapan SPCP IPND pendaftaran peserta, seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, tes kesehatan daerah, tes psikologi, integritas dan kejujuran dan penentuan akhir (pantukhir).

Israh menjelaskan, Pantukhir meliputi verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi pendaftaran, tes kesehatan pusat, tes kesamaptaan dan tes wawancara dan pemeriksaan penampilan.

Rincian waktu pelaksanaan, yakni verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran yang telah diunggah pada 10 April-2 Mei, pengumuman verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran 3 Mei.

“Pelamar yang memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran melakukan pembayaran PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai kode billing pada 10-20 Mei, pencetakan kartu ujian pada 11-24 Mei serta pengumuman peserta SKD 28 Mei,” jelas Israh.

Pelaksaaan SK 22 Juni-2 Juli, pengumuman hasil SKD 13 Juli, tes kesehatan daerah 16-19 Juli, pengumuman hasil tes kesehatan daerah 24 Juli, pelaksanaan tes psikologi integritas dan kejujuran 27 Juli, pengumuman hasil tes psikologi, integritas dan kejujuran 3 Agustus.

Penerimaan peserta pantukhir dan verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi pendaftaran 9-12 Agustus, pengumuman hasil verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi pendaftaran 13 Agustus. Berikut tes kesehatan pusat 14-25 Agustus, tes kesamaptaan 18-27 Agustus, tes wawancara dan pemeriksaan penampilan 28-30 Agustus serta pengumuman hasil pantukhir 31 Agustus 2019.

Israh menegaskan, pelaksanaan SPCP IPON 2019 tidak dipungut biaya, kecuali tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKO) dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 50.000,00 per orang sesuai

Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Badan Kepegawaian Negara. Tata cara pembayaran biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat dilihat pada website https:!!sscasn.bkn.go.id sesuai kode billing yang dikeluarkan oleh BKN.

Biaya SPCP IPDN tahun 2019 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri tahun 2019. Israh menambahkan, point terakhir dalam surat ini disebutkan, apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon praja IPDN 2019 dan meminta imbalan tertentu, perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam tindak pidana delik penipuan. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga