Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

BNPB: Maluku Rawan Bencana

badge-check


					MUSRENBANG MALUKU: Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo menyampaikan pemaparan pada Musrenbang Provinsi Maluku tahun 2020 di gedung Islamic Center, Ambon, Selasa (9/4). RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR Perbesar

MUSRENBANG MALUKU: Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo menyampaikan pemaparan pada Musrenbang Provinsi Maluku tahun 2020 di gedung Islamic Center, Ambon, Selasa (9/4). RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Di wilayah laut Banda terdapat gunung bawah laut. Terdapat 75 patahan, yang perlu diantisipasi lebih awal sehingga tidak terjadi bencana yang akan korban masyarakat.

Kepala Badan Nasional Pencegahan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo mengungkapkan, Maluku termasuk daerah rawan bencana. Sesuai data beberapa kabupaten/kota di Maluku termasuk indeks resiko bencana dengan kategori tinggi dan sedang.

Ini dibuktikan, dalam kurun lima tahun terakhir telah terjadi 60 bencana di wilayah Maluku berupa gempa bumi, angin puting beliung, tanah longsor dan banjir. Di tahun 2018 telah terjadi 1.800 kali gempa, dan terbaru 7 April di laut Banda dengan kedalaman 600 km dibawah permukaan laut.

Di wilayah laut Banda terdapat gunung bawah laut dan 75 patahan.Untuk itu perlu diantisipasi lebih awal sehingga tidak terjadi bencana yang akan mengorbankan masyarakat.

“Ini kalau tidak diantisipasi, maka bencana tsunami yang memakan korban ribuan jiwa terjadi pada tahun 1675 di Pulau Ambon juga bisa akan terjadi,” kata Monardo pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Maluku tahun 2020 di gedung Islamic Center, Ambon, Selasa (9/4).

Mantan Pangdam Pattimura ini meminta walikota/bupati di Maluku memikirkan langkah pencegahan mengantisipasi mengingat tsunami adalah bencana yang cepat, kecepatannya mencapai 700 km/jam.

“Potensi bencana diharapkaan bisa diketahui seluruh pejabat, tokoh masyarakat sampai tingkat paling rendah, yakni keluarga. Mengingat penduduk paling besar berada di pesisir pantai. Perlu ada mitigasi dan strategis berkelanjutan untuk mengurangi resiko bencana,” katan mantan Pangdam Siliwangi ini.

Monardo meminta Pemda Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota mengefektifkam simulasi bencana. “Provinsi Bali melaksanakan simulasi bencana tiap bulan, Maluku harus demikian dan pelaksanaannya harus sampai ke tingkat paling rendah desa maupun RT, kenali ancamannya siapkan strateginya,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pungli Parkir Pantai Mardika Ambon Bakal “Masuk” Jaksa 

22 Januari 2026 - 23:35 WIT

Membongkar “Dosa” Oknum  Jaksa di Kasus Fatlolon

22 Januari 2026 - 23:19 WIT

Maluku Tuntut Keadilan Fiskal dan Reformasi DAU Kepulauan

20 Januari 2026 - 22:32 WIT

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Trending di Maluku